PENGARUH PENGGUNAAN PASTA LABU KUNING SEBAGAI PENSUBSTITUSI SEBAGIAN TEPUNG TERIGU DAN KONSENTRASI PENGEMULSI PADA PEMBUATAN ROTI TAWAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGGUNAAN PASTA LABU KUNING SEBAGAI PENSUBSTITUSI SEBAGIAN TEPUNG TERIGU DAN KONSENTRASI PENGEMULSI PADA PEMBUATAN ROTI TAWAR


Pengarang

Muhammad Zamzami - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705105010089

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

664.752 3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Roti tawar labu kuning merupakan salah satu contoh produk diversifikasi labu kuning yang dibuat dengan mensubstitusi sebagian tepung terigu. Adanya beberapa komponen gizi dan senyawa fitokimia seperti betakaroten serta serat yang sedikit terkandung dalam tepung terigu menjadikan roti tawar ini sebagai pangan fungsional. Untuk produk baru ini tentunya perlu juga diketahui ketetapan konsentrasi pengemulsi yang ditambahkan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh rasio tepung terigu dan pasta labu kuning serta konsentrasi pengemulsi terhadap beberapa karakteristik dari roti tawar yang dihasilkan seperti analisis fisik (volume spesifik dan rasio pengembangan adonan) dan analisis kimia (kadar air, kadar abu dan kadar betakaroten) serta analisis organoleptik (tekstur).
Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama adalah rasio pasta labu kuning
yang digunakan (R), yang terdiri atas 4 taraf yaitu R1 = 90: 10%, R2 = 80:20%,
R3 = 70:30%, R4 = 60:40%. Faktor kedua adalah konsentrasi pengemulsi yang digunakan (K) terdiri dari dua taraf yaitu K1 = 0,5 % dan K2 = 1 %. Kombinasi
perlakuan dalam penelitian ini adalah 42=8 (delapan) kombinasi perlakuan dan menggunakan 3 (tiga) kali ulangan, sehingga diperoleh 24 satuan percobaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan rasio tepung terigu dan pasta labu kuning berpengaruh sangat nyata (P>0.01) terhadap kadar betakaroten dan berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap volume spesifik sesudah pemanggangan serta berpengaruh tidak nyata (P0.01) terhadap nilai organoleptik tekstur dari roti

tawar yang dihasilkan dan berpengaruh tidak nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK