STRATEGI PENATAAN KAWASAN KUMUH DENGAN KONSEP COLLECTIVE HOUSING | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI PENATAAN KAWASAN KUMUH DENGAN KONSEP COLLECTIVE HOUSING


Pengarang

Dinda Puspita - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Noer Fadhly - 197507312002121002 - Dosen Pembimbing I
Cut Zukhrina Oktaviani - 197310102008122001 - Dosen Pembimbing II
M. Isya - 196204111989031002 - Penguji
Fitrika Mita Suryani - 196812211998022001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2304201010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

STRATEGI PENATAAN KAWASAN KUMUH
DENGAN KONSEP COLLECTIVE HOUSING

Oleh :
Dinda Puspita
NIM.2304201010024
Komisi Pembimbing :
1. Dr. Noer Fadhly, ST., MT.
2. Dr. Cut Zukhrina Oktaviani, ST., MT.

ABSTRAK
Desa Telaga Tujuh, yang terletak di ujung pesisir timur Aceh, tepatnya di
Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa memiliki masalah kepadatan penduduk
yang sangat tinggi, dengan kategori kepadatan antara 250-400 jiwa/ha. Selain itu,
desa ini mengalami keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar dan rumah yang
tidak memenuhi persyaratan teknis. Desa Telaga Tujuh dikategorikan sebagai
kawasan kumuh berat, dengan tingkat kekumuhan rata-rata mencapai 100%
berdasarkan tujuh kriteria: keteraturan bangunan, jaringan jalan lingkungan,
drainase lingkungan, kebutuhan air minum, sistem pengelolaan air limbah, sarana
dan prasarana pengelolaan sampah, serta sarana proteksi kebakaran. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan penataan di kawasan kumuh
Desa Telaga Tujuh dan merancang desain penataannya, metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Collective Housing yang terdiri dari 5 indikator yaitu :
On Site Upgrading, On Site Relocking, On Site Reconstruction, Land Sharing dan
Relocation. Kelima indikator ini dipilih dengan menggunakan metode Analytical
Hierarchy Process (AHP) sehingga terpilih On Site Recontruction yang merupakan
Strategi Do Minimum. Pola pemukiman pada kawasan ini setelah dilakukan On Site
Reconstruction berbentuk Radial dengan membagi kawasan kepada Pusat Utama
yaitu fasilitas pendidikan, pusat perekonomian, tempat ibadah, puskesmas
pembantu (pustu), dan kantor desa sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan
masyarakat. Pusat Hunian yang diisi dengan rumah masyarakat. Pusat olahraga
yang dilengkapi dengan jogging track disepanjang break water dan lapangan bola
serta taman sebagai ruang terbuka hijau.

Kata Kunci : Kawasan Kumuh, Collective Housing, Pola Permukiman, Desain
Penataan, Reconstruction,

Citation



    SERVICES DESK