ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PELAMIS) HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

M ADE LUTHFIE - Personal Name;

Dosen Pembimbing

T. Saiful Bahri - 197512052006041001 - Dosen Pembimbing I
Mustafa - 196112311987021008 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1905102010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Agribisnis (S1)., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kota Banda Aceh memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup baik khususnya Ikan Cakalang. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui pola saluran pemasaran ikan cakalang di Kota Banda Aceh, 2) Untuk mengetahui biaya pemasaran dan nilai fishermans share yang dicapai pada masing-masing saluran pemasaran ikan cakalang di Kota Banda Aceh, 3) Untuk mengetahui tingkat efisiensi pemasaran yang dicapai masing-masing saluran pemasaran ikan cakalang di Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil survey penelitian diperoleh hasil penelitian bahwa dalam pemasaran Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) yang dilakukan nelayan di PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh terdapat dua saluran pemasaran yang terbentuk yaitu : Saluran Tingkat 0, Saluran Tingkat I dan Saluran Tingkat II. Kemudian, margin pemasaran pada tingkat 0 tidak dapat di hitung karena tidak ada lembaga yang terlibat, margin pemasaran pada saluran tingkat I adalah sebesar Rp. 10.000/Kg dengan biaya pemasaran yaitu Rp. 785/Kg. Margin pemasaran pada Saluran II yang diperoleh dari pedagang pengumpul ke pedagang pengecer adalah sebesar Rp.7.000/Kg dengan biaya pemasaran Rp.805/Kg. Sedangkan margin pemasaran pada Saluran II yang diperoleh pedagang pengecer yaitu sebesar Rp.5.000/Kg dengan biaya pemasaran Rp.297/Kg. Saluran pemasaran Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) di Kota Banda Aceh telah efisien dimana seluruh saluran memperoleh nilai Ep < 50%. Nilai fisherman’s share pada saluran 0 sebesar 100%, saluran I sebesar 60% dan pada saluran II sebesar 52% maka semua saluran pemasaran di PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh sudah dikategorikan efisien.
Kata kunci: Saluran Pemasaran, Efisiensi, Fisherman’s share

ABSTRACT The city of Banda Aceh has significant potential for capture fisheries, particularly for skipjack tuna. This study aims to: (1) identify the marketing channel patterns for skipjack tuna in Banda Aceh City, (2) determine the marketing costs and the fisherman's share value achieved in each marketing channel for skipjack tuna in Banda Aceh City, and (3) assess the level of marketing efficiency achieved in each marketing channel for skipjack tuna in Banda Aceh City. Based on survey results, the study found that the marketing of skipjack tuna (Katsuwonus pelamis) conducted by fishermen at PPS Kutaraja Lampulo Banda Aceh consists of three marketing channels: Level 0 Channel, Level I Channel, and Level II Channel. In the Level 0 Channel, marketing margins cannot be calculated as no intermediary institution is involved. In the Level I Channel, the marketing margin is IDR 10,000/kg with marketing costs of IDR 785/kg. For the Level II Channel, the marketing margin obtained by middlemen to retailers is IDR 7,000/kg with marketing costs of IDR 805/kg, while the margin obtained by retailers is IDR 5,000/kg with marketing costs of IDR 297/kg. The skipjack tuna (Katsuwonus pelamis) marketing channels in Banda Aceh City have been found to be efficient, with all channels achieving an Ep value of

Citation



    SERVICES DESK