WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PEMESANAN SPANDUK PADA CV. HARDYS GROUP | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PEMESANAN SPANDUK PADA CV. HARDYS GROUP


Pengarang

NASRIZAL MARYUDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Insa Ansari - 197707122008121001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2003101010361

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pelaksanaan perjanjian antara perusahaan percetakan CV. Hardys Group dengan pemesan spanduk sebagai pengguna jasa dalam hukum perdata termasuk dalam jenis perjanjian untuk melakukan jasa tertentu. Pasal 1313 KUHPerdata mengatur pengertian perjanjian sebagai dasar dari hubungan hukum. Perjanjian ini menciptakan perikatan yang memberikan hak dan kewajiban bagi semua pihak yang terlibat. Namun dalam praktiknya terjadi wanprestasi , dimana pihak yang berjanji tidak memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian.

Tujuan dari penulisan skripsi ini untuk mengetahui penyebab terjadinya wanprestasi dalam pelaksanaan pemesanan spanduk pada percetakan, bentuk wanprestasi dalam perjanjian pemesanan spanduk pada percetakan, penyelesaian terhadap wanprestasi dalam pelaksanaan pemesanan spanduk pada percetakan.

Metode penelitian ini merupakan yuridis empiris. Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan, penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku-buku dan peraturan perundang-undangan, sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai responden dan informan yang terkait dengan penelitian ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi yang terjadi pada percetakan CV.Hardys Group yaitu terlambatnya melakukan pembayaran, pembatalan secara sepihak, mengubah konsep desain tanpa pemberitahuan terlebih dulu, tidak mengambil pesanan yang telah di pesan dan menyediakan data yang salah atau tidak lengkap. Faktor penyebab terjadinya wanprestasi yakni kesulitan keuangan, kurangnya kesadaran tentang kontrak perjanjian, dan kesalahpahaman antara pelaku usaha dengan konsumen. Pada upaya penyelesaian wanprestasi, upaya yang pertama dengan memberikan peringatan atau somasi, kemudian melakukan musyawarah, setelah kedua upaya tersebut telah dilakukan upaya selanjutnya yaitu meminta bantuan pihak ketiga.

Disarankan kepada pihak percetakan untuk kedepannya tidak hanya mengedepankan asas kepercayaan dalam pelaksanaan perjanjian pemesanan spanduk. Kepada pihak konsumen agar dapat menghindari wanprestasi dengan menepati pembayaran sesuai kesepakatan atas barang yang dipesan agar terhindar dari permasalahan yang tidak diinginkan.

The implementation of the agreement between the printing company CV. Hardys Group and the banner orderer as the service user in civil law falls under the category of agreements to perform certain services. Article 1313 of the Indonesian Civil Code defines the concept of an agreement as the basis of a legal relationship. This agreement creates obligations that grant rights and responsibilities to all parties involved. However, in practice, there can be a breach of contract (wanprestasi), where the party making the promise fails to fulfill its obligations as stipulated in the agreement. The purpose of this thesis is to identify the causes of breaches of contract in the banner ordering process at printing companies, the forms of breaches of contract in banner order agreements, and the resolution of breaches of contract in the banner ordering process at printing companies. This research uses an empirical legal research method. Data was obtained through both library research and field research. Library research was conducted by reading books and relevant laws and regulations, while field research involved interviewing respondents and informants connected to the study. The research findings show that the types of breaches of contract that occurred at CV. Hardys Group include delays in payment, unilateral cancellations, changes in the design concept without prior notice, failure to pick up the ordered items, and providing incorrect or incomplete data. The factors leading to these breaches include financial difficulties, a lack of awareness regarding contractual agreements, and misunderstandings between business operators and consumers. In resolving breaches of contract, the first step is to issue a warning or formal notice, followed by negotiations. If these two efforts fail, the next step is to seek the assistance of a third party. It is recommended that printing companies, in the future, should not only rely on trust in the execution of banner ordering agreements. Consumers are also advised to avoid breaches of contract by ensuring timely payment as agreed for the ordered goods, thereby preventing unwanted issues.

Citation



    SERVICES DESK