Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI BAHAN PENSTABIL TERHADAP MUTU PRODUK VELVA MANGGA(MANGIFERA INDICA L.)
Pengarang
Vynta Kintona - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0305105010050
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
664.8
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Velva adalah salah satu jenis makanan pencuci mulut dengan kadar lemak yang rendah. Velva merupakan campuran dari puree buah, gula dan bahan penstabil yang dibekukan. Salah satu bahan baku yang dapat digunakan dalam pembuatan velva adalah mangga. Buah mangga adalah salah satu buah musiman yang memiliki daya simpan yang singkat dan mudah busuk. Untuk menekan besarnya kerugian pada saat panen raya, buah mangga dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan salah satunya adalah velva mangga. Untuk memperoleh velva dengan struktur kristal es yang halus dan lembut maka perlu digunakan bahan penstabil (stabilizer).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi bahan penstabil, berdasarkan perlak:uan yang diujikan terhadap mutu produk velva mangga, baik mutu fisikokimia maupun mutu organoleptik. Rancangan penelitian yang digunakan merupakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan mengelompokkan ulangan sebagai kelompok. Faktor pertama adalah jenis bahan penstabil (S) terdiri atas 2 taraf yaitu S I = CMC dan S2= gum arab. Faktor kedua adalah konsentrasi dari bahan penstabil yang digunakan (K) terdiri atas 4 taraf yaitu KI = 0,3%, K2 = 0,5%, K3 = 0,7%, K4 = 0,9%. Kombinasi pcrlakuan adalah 4 x 2 = 8 dengan menggunakan 3 kali pengulangan, sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Analisis yang dilak:ukan terhadap velva mangga yang dihasilkan meliputi kadar air, total padatan, kadar gula, kadar vitamin C, kecepatan pelelehan, kestabilan emulsi, overrun dan uji organoleptik, yang meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis bahan penstabil (S) yang digunakan pada pembuatan velva mangga berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap overrun dan berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap kadar air, total padatan, kadar gula, kadar vitamin C, kecepatan pelelehan, kestabilan emulsi, dan nilai organoleptik warna, aroma, rasa dan tekstur. Konsentrasi bahan penstabil (K) memberikan pengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap kecepatan pelelehan, kestabilan emulsi, overrun dan nilai organoleptik tekstur, serta berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap kadar air, total padatan, kadar gula, vitamin C, dan nilai organoleptik wama, aroma dan rasa velva mangga. Interaksi antara jenis dan konsentrasi bahan penstabil hanya berpengaruh sangat nyata (P
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMBUATAN VELVA WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) - JERUK (CITRUS SINENSIS) DENGAN VARIASI JENIS PENSTABIL (CMC, KARAGENAN DAN GELATIN) (Rahmatul Ulya, 2019)
POTENSI MANGGA CENGKIR ( MANGIFERA INDICA L ) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUSU PLANTARUM (CUT NAURA FAHIRA RAHMI, 2025)
PENGARUH PENGEMASAN MODIFIKASI ATMOSFIR TERHADAP MASA SIMPAN MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) VARIETAS HARUM MANIS (Amwal Muhnisa, 2016)
PENGARUH KONSENTRASI LILIN LEBAH DAN JENIS BAHAN PENGEMAS TERHADAP DAYA SIMPAN BUAH MANGGA (MANGIFERA INDICA) (RAHMADY SITUMEANG, 2021)
PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN PEKTIN PADA PEMBUATAN JELI DARI BUAH MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) (Eka Sartika, 2024)