UMUR SIMPANG KANGKUNG DARAT (IPOMOEA REPTANS) DAN KANGKUNG AIR (IPOMOEA AQUATICA) DALAM KEMASAN POLIETILEN PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UMUR SIMPANG KANGKUNG DARAT (IPOMOEA REPTANS) DAN KANGKUNG AIR (IPOMOEA AQUATICA) DALAM KEMASAN POLIETILEN PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH


Pengarang

Desy Rusmarlinda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305106010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

631.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kangkung (Ipomoea) tergolong sayur yang sangat populer. Setelah dipanen kangkung termasuk komoditi yang masih melangsungkan proses kehidupannya. Untuk melindungi hasil panen kangkung dari kerusakan, maka diperlukan penanganan pasca panen yang baik, dengan tujuan untuk memperkecil kerusakan hasil panen dan memperpanjang waktu simpan kangkung. Di kalangan petani maupun pedagang di propinsi Aceh belum terlihat adanya penanganan pasca panen kangkung yang memadai. Jenis kemasan yang biasa digunakan untuk mengemas sayur-sayuran adalah plastik polietilen, karena plastik ini mempunyai penneabilitas gas yang cukup tinggi, mampu mencegah penguapan dan dapat direkatkan dengan panas. Pengemasan dengan plastik polietilen diharapkan dapat memperpanjang umur simpan dari kangkung, memberikan kemudahan penyimpanan dan distribusi, serta yang lebih penting dapat menekan peluang terjadinya kontaminasi dari udara luar, baik oleh mik:roorganisme pembusuk maupun yang membahayakan kesehatan manusia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan polietilen, yaitu : Low Density Polyethylen (LDPE), Medium Density Polyethylen (MDPE), High Density Polyethylen (HDPE), terhadap mutu simpan kangkung darat dan kangkung air. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2009 di Laboratorium Teknik Pascapanen, Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Adapun bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : Aquades, kangkung darat dan kangkung air, kemasan plastik polietilen HOPE, MOPE, LOPE. Peralatan yang digunakan yaitu; timbangan analitik,fruit hardness tester, lemari pendingin.
Dari penelitian yang dilakukan, perlakuan terbaik terhadap sayur kangkung darat dan kangkung air sclama penyimpanan pada suhu rcndah tcrdapat pada sayur kangkung darat yang dikemas dengan menggunakan kemasan HOPE dengan persentase susut bobot sebesar 3.20%-48,87%, Uji Tekstur objektif 0,002 kg/em - 0,005 kg/em, kadar vitamin C 3,22 mg/100g - 15,25mg/100g, nilai organoleptik dengan skor warna 1,23 - 6,00, Aroma 1,22-6,00, Tekstur 2,13-6.00 dan penerimaan keseluruhan 1,69-6,00, sehingga masih diterima konsumen hingga hari ke-8.
Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa variasi kemasan LDPE, MDPE dan HOPE berpengarub nyata terhadap susut bobot, kekerasan, kadar vitamin C, nilai organoleptik warna, aroma, tekstur dan penerimaan keseluruhan, tetapi interaksi antara jenis kangkung dengan kemasan tidak berpengaruh nyata.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK