ANALISA KINERJA SIMPANG BERSINYAL BERLENGAN TIGA (STUDI KASUS PADA JI. DR.MR.T.M.HASAN - JI. SOEKARNO HATTA, LAMPEUNERUT, KAB. ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA KINERJA SIMPANG BERSINYAL BERLENGAN TIGA (STUDI KASUS PADA JI. DR.MR.T.M.HASAN - JI. SOEKARNO HATTA, LAMPEUNERUT, KAB. ACEH BESAR)


Pengarang

Yusima - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704101020079

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

629.049

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Persimpangan pada JI. Dr.Mr.T.M.Hasan - JI. Soekamo Hatta, Lampeunerut, Aceh Besar adalah simpang berlengan tiga yang diatur oleh lampu lalu lintas. Persimpangan ini merupakan salah satu titik pertemuan arus lalu lintas yang sering dilalui oleh pengguna transportasi dari Kabupaten Aceh Besar menuju Kota Banda Aceh maupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja simpang berlengan tiga yang diatur dengan sinyal lalu lintas. Pada kondisi arus puncak pagi, siang, sore persimpangan ini kerap terjadi konflik. Data yang diarnbil pada penelitian ini adalah data geometrik simpang, populasi penduduk, volume lalu-lintas yaitu pada hari Senin, Kam is dan Sabtu pada jam pagi pukul 07.00-09.00 WIB, siang 12.00-14.00 WIB dan sore 17.00-18.00 WlB.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kamera video yang kemudian diolah mcnggunakan metode MKJI 1997 dan hasil yang didapat dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil perhitungan jam puncak dengan arus tertinggi diperoleh arus \alu lintas pada pendekat Utara, Timur dan Barat masing-masing sebesar 403 smp/jam, 323 smp/jarn, dan 383 smp/jam. Nilai kapasitas kondisi eksisting pada pendekat Utara, Timur dan Barat masing-masing sebesar 679 smp/jam, 534 smp/jam, dan 432 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan pada pendekat Utara, Timur dan Barat pada kondisi eksisting masing-masing sebesar 0,59, 0,60 dan 0,89. Nilai tundaan rata-rata sebesar 27,84 det/smp. Waktu siklus eksisting yang disesuaikan sebesar 73 detik. Setelah dilakukan analisis dengan perubahan geometrik, kinerja simpang menjadi lebih baik ditandai dengan nilai kapasitas pada pendekat Utara, Timur dan Barat masing-masing sebesar 564 smp/jam, 452 smp/jam, dan 535 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan pada pendekat Utara, Timur dan Barat masing­ rnasing sebesar 0,72. Nilai tundaan rata-rata sebesar 47,68 det/smp. Waktu siklus yang disesuaikan sebesar 161 detik. Dari perbandingan kedua skenario ini, maka dapat disimpulkan bahwa dengan perencanaan waktu siklus dan perencanaan pelebaran jalan arah Timur dan Barat dapat mengurangi derajat kejenuhan dan peluang antrian kendaraan menjadi lebih kecil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK