DETEKSI PENYAKIT BERCAK DAUN DAN JASSID PADA DAUN TERUNG MENGGUNAKAN ARSITEKTUR RESIDUEL NETWORK (RESNET)-50 DAB EFFICIENNET B4 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DETEKSI PENYAKIT BERCAK DAUN DAN JASSID PADA DAUN TERUNG MENGGUNAKAN ARSITEKTUR RESIDUEL NETWORK (RESNET)-50 DAB EFFICIENNET B4


Pengarang

Teuku Al-Qusairy - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yudha Nurdin - 197910012010121002 - Dosen Pembimbing I
Maya Fitria - 199005012019032020 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1904111010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Komputer (S1) / PDDIKTI : 56202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Elektro dan Komputer., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak – Tanaman terung adalah jenis dikotil dengan batang pendek, bulat, dan
berbulu. Untuk menopang buah yang lebat, diperlukan penopang berupa batang.
Daunnya berbentuk bulat panjang dan meruncing di ujungnya. Daun terung
memiliki dua bagian utama, tangkai daun berbentuk silindris, panjang 5-8 cm, dan
helaian daun dengan lebar 7-9 cm dengan panjang 12-20 cm. Kualitas daun pada
tanaman terung sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan buah terung, Jika daun
terung terinfeksi penyakit, produksi buahnya akan berkurang. Bahkan, tanpa
pengendalian yang tepat, dampaknya dapat sangat serius, sehingga menyebabkan
kerusakan pada tanaman terung. Penelitian ini melakukan deteksi penyakit daun
pada tanaman terung berbasis Convolutional Neural Network (CNN), menggunakan
dataset gambar daun terung. Arsitektur yang digunakan adalah Residual Network
(ResNet)50 dan EfficientNetB4 dengan luaran yang akan terbagi ke dalam 3 kelas,
yaitu kelas normal, kelas jassid, dan kelas bercak daun. Hasil evaluasi pelatihan
menunjukkan bahwa model ResNet-50 memiliki kemampuan yang sangat baik
secara keseluruhan dalam mendeteksi penyakit bercak daun dan jassid pada
tanaman terung dibandingkan dengan EfficientNetB4. Dalam penelitian ini
menunjukkan model pada learning rate 10−4 dan batch size 16 dinilai memiliki
performa yang baik menggunakan arsitektur ResNet-50 berdasarkan learning curve
yang goodfitting dengan nilai akurasi sebesar 87% dan precision 88%, recal 87%,
dan f1score 87%.
Kata Kunci : Daun Terung, Convolutional Neural Network (CNN), Residual
Network (ResNet)50, dan EfficientNetB4

Abstract - Eggplant plants are a type of dicot with short, round, and hairy stems. To support the heavy fruits, a supporting structure is needed. Its leaves are elongated and tapering at the tips. Eggplant leaves have two main parts: a cylindrical petiole measuring 5-8 cm long, and the leaf blade that is 7-9 cm wide and 12-20 cm long. The quality of leaves on eggplant plants significantly affects the growth of the fruits. If the leaves are infected with diseases, fruit production will decrease. Without proper management, the impact can be very serious, leading to damage to the eggplant plants. This study conducts leaf disease detection on eggplant plants based on Convolutional Neural Network (CNN) using a dataset of eggplant leaf images. The architectures used are Residual Network (ResNet)50 and EfficientNetB4, with outputs divided into three classes: normal, jassid, and leaf spot. Evaluation results show that the ResNet-50 model has excellent overall capability in detecting leaf spot and jassid diseases on eggplant plants compared to EfficientNetB4. In this study, a model with a learning rate of 10-4 and a batch size of 16 was assessed to have good performance using the ResNet-50 architecture, based on a learning curve that showed good fitting with an accuracy of 87%, precision of 88%, recall of 87%, and F1 score of 87%. Keywords : Eggplant Leaves, Convolutional Neural Network (CNN), Residual Network (ResNet)50, EfficientNetB4.

Citation



    SERVICES DESK