Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBUATAN SOSIS IKAN TONGKOL DAN HIU DENGAN PENAMBAHAN SODIUM TRIPOLIFOSFAT DAN BERBAGAI JENIS BAHAN PENGIKAT (TAPIOKA, MAIZENA, TEPUNG BERAS)
Pengarang
Dian Hasni - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0251510017
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007
Bahasa
Indonesia
No Classification
664.94
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ikan tongkol (Euthynnus sp) adalah salah satu jenis ikan pelagik besar
yang termasuk kategori ikan berlemak rendah dengan protein sangat tinggi. Ikan
hiu (Carcharmus sp) termasuk ikan demersal yang termasuk dalam kategori ikan
berlemak rendah dengan protein tinggi. Selama ini ikan tongkol dan ikan hiu
umumnya diolah menjadi menu makanan sehari-hari. Oleh karena itu penelitian
ini mencoba untuk menambah variasi produk olahan dari kedua jenis ikan tersebut
dengan menjadikann ya scbagai bahan baku sosis.
Sosis adalah makanan yang dibuat dari daging yang dicincang kemudian
dihaluskan (restructured meat) dan diberi bumbu. Kemudian dimasukkan ke
dalam selongsong dengan atau tanpa dimasak/diasap. Untuk mendapatkan
karakteristik sosis yang disukai diperlukan penambahan bahan pengikat yang akan
mempengaruhi homogenitas dan penampakan sosis. Umumnya, bahan pengikat
yang digunakan adalah tapioka sehingga dilakukan variasi jenis bahan pengikat
lain dan penambahan sodium tripolifosfat yang berfungsi sebagai zat pengikat
logam dan memperbaiki penampakan produk.
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mempelajari pembuatan sosis
dari daging ikan tongkol (Euthynnus sp) dan ikan hiu (Carcharinus sp) sebagai
usaha penganekaragaman produk olahan dari daging ikan. Secara khusus
penehitian ini bertujuan untuk menentukan bahan pengikat yang terbaik dan tepat
dan untuk mengetahui pengaruh dan manfaat dari penambahan sodium
tripolifosfat terhadap karakteristik sosis ikan yang dihasilkan
Penehitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)
dengan 3 (tiga) faktor, yaitu jenis ikan (tongkol, hiu), penambahan STPP (0%,
0.05%) dan jenis bahan pengikat (tapioka, maizena, tepung beras). Dengan
demikian terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati pada sosis ikan adalah rendemen,
kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, WHC,dan uji organoleptik
(aroma, warna, rasa dan testur/kekenyalan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis ikan berpengaruh (P
Tidak Tersedia Deskripsi
DIVERSIFIKASI OLAHAN LELE DUMBO SEBAGAI BAHAN BAKU SOSIS DENGAN VARIASI KONSENTRASI MINYAK KELAPA SAWIT DAN SODIUM TRIPOLIFOSFAT (Hamdi Saputra, 2024)
SIFAT FISIK DAN KIMIA SURIMI IKAN SARDIN (SARDINELLA LONGICEPS) DENGAN JENIS BAHAN PENGIKAT (TAPIOKA DAN TERIGU) DAN VARIASI KONSENTRASI SODIUM TRIPOLIFOSFAT (Defi Eryani, 2025)
PENGGUNAAN LIMBAH KULIT SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA POHL) SEBAGAI BAHAN BAKU SUBSTITUSI TEPUNG TAPIOKA DALAM PAKAN BENIH IKAN BAWAL AIR TAWAR (COLOSSOMA MACROPOMUM) (Ayu Nurtila Putri, 2023)
PEMANFAATAN AMPAS TAHU DAN IKAN TONGKOL SEBAGAI SUBSTITUSI PROTEIN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG MAIZENA DALAM PEMBUATAN NUGGET (EVA DEWI, 2016)
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG SAGU (METROXYLON SAGO) DENGAN PERSENTASE YANG BERBEDA PADA PEMBUATAN SOSIS DAGING AYAM TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK DAN DAYA IKAT AIR (ZUHRI, 2019)