Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PELARUT DAN ASAM DALAM PROSES EKSTRAKSI PIGMEN ANTOSIANIN KELOPAK BUNGA ROSELLA (HISBISCUS SABDARIFFA L)
Pengarang
Ria Rosika - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0605105010055
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
661.2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Warna merupakan faktor kualitas yang penting bagi makanan. Warna bersamaan dengan bau, rasa, dan tekstur memegang peranan penting dalam penerimaan makanan. Pewarna sintetik lebih disukai karena lebih ekonomis, praktis dan sifat pewarnaannya yang stabil dan scragam. Beberapa kelemahan yang dimiliki oleh pewarna diantaranya adalah sifatnya yang karsinogenik dan beracun. Industri pangan pada saat ini masih banyak yang menggunakan zat wama sintetik buatan yang peruntukannya bukan untuk bahan pangan. Hal ini sangat merugikan konsumen karena dapat mengganggu kesehatan. Sementara itu banyak tanaman yang berpotensi sebagai sumber zat warna alami. Kelopak bunga rosella mengandung zat warna antosianin dengan kadar yang relatif tinggi, sehingga kelopak bunga rosella mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber zatwarna alami untuk bahan pangan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu jenis pelarut ()) dengan 2 Taraf, yaitu masih J = Etanol 96 % dan J = Metanol. Sedangkan faktor kedua adalah Jenis Asam (P) dengan 3 Taraf, yaitu P, = Asam Tartarat, P = Asam Sitrat, dan P, = Asamasetat, sechingga diperoleh 6 kombinasi perlakuan. Analisis terhadap kelopak rosella meliputi nilai pH. Analisis terhadap pigmen pewarna antosianin meliputi rendemen, nilai pH, kadar antosianin ,dan intensisitas warna.Hasil ekstraksi pigmen antosianin dari kelopak rosella yang terbaik dapat dilihat dari parameter uji yaitu sebagai berikut : hasil ekstrak kelopak bunga rosella berkisar antara 55,01ml - 75,75 ml, (2) nilai pH ekstrak kelopak bunga rosella berkisar antara 2,77 -- 3,35, (3) kadar antosianin cekstrak kelopak bunga rosella berkisar antara 18,21 mg/ml - 23,71 mg/ml, (4) nilai intensitas warna kelopak bunga rosella berkisar antara 2,24 - 5,36.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SEBAGAI PENYEBAB KANDIDIASIS RONGGA MULUT SECARA IN VITRO (Faolyna, 2023)
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK PEWARNA ALAMI ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA L.) TERHADAP MUTU KOLANG KALING (Risna Sari Siregar, 2025)
PENGARUH EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS SEBAGAI PENYEBAB KANDIDIASIS RONGGA MULUT SECARA IN VITRO. (Faolyna, 2015)
EVALUASI EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELLA CHIBISCUS SABDARIFFA) SEBAGAI ANTI PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS BERDASARKAN PH (Mutia Junina, 2016)
PENGARUH IPEMBERIAN PUPUK TIENS GOLDEN HARVEST (TGH) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASLL TANAMAN ROSELLARN(HIBISCUS SABDARIFFA L.) VARIETAS SABDARIFFA DAN VARIETAS ALTISSIMA (Nurmasyitah, 2024)