OPTIMASI EKSTRAKSI MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) DENGAN METODE SENTRIFUGASI. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

OPTIMASI EKSTRAKSI MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) DENGAN METODE SENTRIFUGASI.


Pengarang

Ferdyan Fuad - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0105105010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kelapa (Cocos mucifera) memiliki peran yang strategis bagi masyarakat Indonesia, bahkan termasuk komoditas sosial, mengingat produknya merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok masyarakat. Bagian yang paling berharga dari tanaman ini adalah kandungan minyaknya yang tinggi yaitu 34,7%. Minyak kelapa pada umumnya digunakan sebagai bahan baku industri, atau sebagai minyak goreng. Pada pengolahan minyak kelapa biasa atau minyak goreng secara konvensional, minyak kelapa yang dihasilkan bermutu kurang baik.
Untuk memperbaiki mutu minyak kelapa, Balai Penelitian Tanaman Kelapa dan Palma Lain (Balitka) Manado telab melakukan serangkaian pengujian untuk memperbaiki teknik pengolahan minyak kelapa. Hasil pengujian tersebut diperoleh minyak kelapa mumi (virgin coconut oil) dengan mutu yang lebih baik. Minyak kelapa murni yang dihasilkan memiliki kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, serta berbau harum. Daya simpannya pun menjadi lebih lama, bisa lebih dari 12 bulan. Minyak kelapa murni ini mengandung asam laurat yang diubah menjadi monolaurin di dalam tubuh sehingga bersifat antivirus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi optimal proses ektraksi minyak kelapa murni dengan menggunakan kombinasi metode pemecahan emulsi dengan pendinginan (chilling, 10 °C) krim santan, pengadukan dan sentrifugasi. Pada penelitian ini, pembuatan minyak kelapa murni menggunakan gaya sentripetal dari mesin sentrifuse. Sentrifugasi menggunakan gerakan mekanis dari alat pengocok yang mengakibatkan terputusnya ikatan protein dengan minyak.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 3 (tiga) faktor, yaitu perlakuan terhadap krim santan (B1 = pembekuan dan B2 = tanpa pembekuan), pengadukan (P1, = 0 rpm, P2=1.000 rpm dan P3, = 2.000 rpm) dan sentrifugasi (S1 = 10.000 rpm dan S2=
15.000 rpm). Dengan demikian kombinasi dari perlakuan dengan 2 ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan pada minyak kelapa murni yang diperoleh yaitu rendemen, kadar air, bilangan Iod, bilangan asam, asam lemak bebas (%FFA), bobot jenis dan indeks bias.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendinginan, pengadukan, dan sentrifugasi berpengaruh terhadap rendemen minyak kelapa murni. Tetapi ketiga perlakuan tersebut tidak berpengaruh terhadap kadar air, bilangan Iod, bilangan asam, asam lemak bebas (% FFA), bobot jenis dan indeks bias minyak kelapa murni yang dihasilkan. Hasil penelitian ini mendapatkan minyak kelapa muni yang terbaik adalah dengan kombinasi pembekuan krim santan, pengadukan
2.000 rpm dan sentrifugasi 15.000 rpm (B1P3S) dengan rendemen 20,55%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK