PENGARUH SUHU PENGERINGAN DAN KONSENTRASI SORBITOL, PADA PEMBUATAN BAHAN KEMASAN EDIBLE DARI RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA SPINOSUM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SUHU PENGERINGAN DAN KONSENTRASI SORBITOL, PADA PEMBUATAN BAHAN KEMASAN EDIBLE DARI RUMPUT LAUT JENIS EUCHEUMA SPINOSUM


Pengarang

Cut Maghfirah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051511892

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknologi Hasi Pertanian., 2006

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bahan kemasan edible merupakan jenis kemasan berupa lembaran tipisyang dibalutkan ke seluruh permukaan bahan. Bahan kemasan edible bersifat biodegradable dan dapat dimakan beserta bahan yang dikemas. Senyawa-senyawa organik seperti protein, karbohidrat dan lemak merupakan sumber bahan bakupada pembuatan plastik biodegradable. Rumput laut adalah salah satu tanamansumber karbohidrat yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan kemasan edible Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh suhu pengeringandan penambahan sorbitol terhadap karakteristik fisik dan kimia bahan kemasan edible yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak LengkapFaktorial dengan dua faktor yaitu: suhu pengeringan yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: 40 °C, 60 ·C dan 80 °C, dan konsentrasi sorbitol yang terdiri dari 5 taraf, yaitu : I%, 2%. 3%. 4%. 5%. Analisis yang digunakan adalah uji rendemen, ketebalan,kadar air, kuat tarik dan elongasi, penyerapan air dan kelarutan, ketahananterhadap suhu pengukusan, uji organoleptik yang terdiri dari warna, aroma, teksturdan rasa, dan permeabilitas oksigen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara suhu pengenngandan konsentrasi sorbitol berpengaruh sangat nyata terhadap kadar rendemen, ketebalan, kadar air, uji kuat tarik dan elongasi, penyerapan air dan kelarutanbahan kemasan edible, ketahanan terhadap suhu pengukusan dan uji permeabilitasoksigen. Suhu pengeringan berpengaruh sangat nyata terhadap tekstur, aroma,wama. dan rasa. Sementara konsentrasi sorbitol hanya menberikan pengaruh yangsangat nyata terhadap aroma dan rasa.Semakin rendah suhu pengeringan dan semakin tinggi konsentrasi sorbitolmaka akan scmakin tinggi rendemen, ketebalan dan kadar air bahan kemasan edible yang dihasilkan. Nilai kuat tarik akan semakin menurun secara lineardengan meningkatnya suhu pengeringan dan konsentrasi sorbitol. Sementara nilaielongasi akan meningkat seiring meningkatnya konsentrasi sorbitol dan akansemakin menurun dengan meningkatnya suhu pengeringan.Dengan meningkatnya suhu pengeringan dan menurunnya konsentrasisorbitol nilai penyerapan air cenderung meningkat, sedangkan nilai kelarutancenderung menurun. Nilai kelarutan paling tinggi terjadi pada bahan kemasanedible pada suhu pengeringan 60 °C. Pada uji pengukusan dengan meningkatnyasuhu pengeringan dan konsentrasi sorbitol, ketahanan bahan kemasan edible akansemakin tinggi. Pada Uji Organoleptik, suhu pengeringan mempengaruhi warna,aroma., rasa dan tekstur. Sedangkan konsentrasi sorbitol mempengaruhi rasa danaroma.Semakin rendah suhu pengeringan dan semakin tinggi konsentrasi sorbitol maka nilai permeabilitas oksigen bahan kemasan edible semakin meningkat.Bahan kemasan edible dari rumput laut jenis Eucheuma spinosum ini sebaiknyadigunakan untuk bahan pangan yang tclah melalui proses pemasakan dan sebaiknya digunakan pada bahan pangan yang kering dan rcndah kandungan airnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK