PENGARUH PUTARAN SENTRIFUSE DAN WAKTU SENTRIFUGASI TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU VIRGIN COCONUT OIL (VCO) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PUTARAN SENTRIFUSE DAN WAKTU SENTRIFUGASI TERHADAP RENDEMEN DAN MUTU VIRGIN COCONUT OIL (VCO)


Pengarang

Chaira Wahyuni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0251610008

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Tanaman kelapa (Cocos nucifera) merupakan salah satu tanaman industri yang memegang peranan penting bagi kelangsungan bangsa Indonesia. Luas tanaman kelapa dalam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada tahun 2006 sekitar I 07.851 ha dengan produksi sekitar 65.31 8 ton/tahun (Dinas Perkebunan, 2006). Bagian utama kelapa yang dimanfaatkan adalah daging buah kelapa. Minyak kelapa merupakan bagian paling berharga dari buah kelapa. Kandungan minyak pada daging buah kelapa tua sebanyak 34, 7%. Minyak kelapa pada umumnya dibagi menjadi dua kategori utama yaitu RBD dan Virgin. RBD merupakan singkatan dari "refined, bleached and deodorized atau minyak yang disuling, dikelantang dan dihilangkan baunya. Virgin bisa diartikan masih murni. Proses pembuatan minyak kelapa muri (VCO) dapat dilakukan dengan beberapa metode, salah satunya dengan menggunakan metode sentri fugasi. Pembuatan minyak kelapa rnumi secara sentrifugasi merupakan salah satu pembuatan VCO dengan cara mekanik. Upaya yang dilakukan untuk memutuskan pemutaran, yaitu dengan gaya sentrifugal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh putaran sentrifuse dan waktu sentrifugasi terhadap rendemen dan mutu ikatan lemak-protein pada santan dilakukan dengan cara VCO. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3x3 yang terdiri atas 2 (dua) faktor. Faktor pertama yaitu putaran sentrifuse (A) yang terdiri atas 3 (tiga) taraf yaitu: A1 = 5000 rpm, A2 = 7500 rpm, dan A3 = 10.000 rpm. Faktor kedua yaitu waktu sentrifugasi (B) terdiri atas 3 (tiga) taraf yaitu : = B 10 menit, B = 15 menit, dan By = 20 menit. Parameter yang diamati dan dianalisis meliputi rendemen, kadar air, bilangan asam, dan uji organoleptik terhadap aroma, rasa, dan warna VCO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor putaran sentrifuse berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, kadar air, bilangan asam, dan uji organoleptik warna VCO yang dihasilkan. Dan berpengaruh tidak nyata terhadap uji organoleptik aroma clan rasa VCO. Faktor waktu sentrifugasi berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, kadar air, dan bilangan asam VCO yang dihasilkan, berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik warna VCO, dan berpengaruh tidak nyata terhadap uji organoleptik aroma dan rasa VCO. Minyak kelapa murni (VCO) yang dihasilkan memiliki nilai kadar air dan bilangan asam yang masih memenuhi standar Codex. Perlakuan terbaik diperoleh pada VCO yang dihasilkan dari putaran sentrifuse 10.000 rpm dan waktu sentrifugasi 20 menit, dengan rendemen 26,99 %, kadar air 0,20 %, bilangan asam 11,79 ml KOH/gr sample, nilai organoleptik aroma 2,95 (agak suka),, nilai organoleptik rasa 2,50 (agak suka), nilai organoleptik warna 1,20 (sangat jernih)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK