PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH DAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH DAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PENGHASILAN DI INDONESIA


Pengarang

Wirda Bahriana Bancin - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Dinaroe - 198606052015041002 - Dosen Pembimbing I
Raida Fuadi - 196804271999032001 - Penguji
Evi Mutia - 198304282006042002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2001703010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : FEB Akuntansi., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap penerimaan pajak penghasilan diindonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah data Penerimaan PPh, tingkat inflasi, nilai tukar rupiah, dan PMDN periode tahun 2013 hingga 2023. Teknik pengambilan sampel adalah dimana setiap anggota populasi menjadi sampel atau disebut dengan teknik sampel jenuh. Data yang dipakai pada penelitian ini ialah data sekunder yang mencakup informasi berupa data deret waktu (time series) dari tahun 2013 – 2023 yang didapat melalui sumber yang berada di luar organisasi seperti publikasi pemerintah, buku, dan majalah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu analisis regresi linear berganda (Multiple Regression Analysis) dengan menggunakan sebuah perangkat lunak bernama Eviews 12. Hasil temuan penelitian ini menunjukan bahwa Inflasi tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak penghasilan karena cenderung stabil dan tergolong dalam inflasi ringan, yaitu kurang dari 10 persen, Nilai tukar rupiah tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak penghasilan, karena cendrung stabil. Kemudian PMDN berpengaruh terhadap penerimaan pajak penghasilan, serta Variabel inflasi, nilai tukar, dan PMDN secara simultan berpengaruh terhadap penerimaan pajak penghasilan.

Kata kunci:
Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Kurs, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Penerimaan Pajak Penghasilan (PPH)



ABSTRSCT This study aims to examine the effect of inflation, rupiah exchange rate and Domestic Investment (PMDN) on income tax revenue in Indonesia. The population in this study is income tax revenue data, inflation rate, rupiah exchange rate, and PMDN for the period 2013 to 2023. The sampling technique is where each member of the population is sampled or called the saturated sample technique. The data used in this study is secondary data which includes information in the form of time series data from 2013 - 2023 obtained through sources outside the organization such as government publications, books, and magazines. This research uses quantitative methods, namely multiple linear regression analysis using a software called Eviews 12. The findings of this study indicate that inflation has no effect on income tax revenue because it tends to be stable and is classified as mild inflation, which is less than 10 percent, the rupiah exchange rate has no effect on income tax revenue, because it tends to be stable. Then PMDN affects income tax revenue, and inflation, exchange rates, and PMDN variables simultaneously affect income tax revenue. Keywords: Inflation, Rupiah Exchange Rate, Exchange Rate, Domestic Investment (PMDN), Income Tax Revenue (PPH)

Citation



    SERVICES DESK