MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN PADA PENGERING EFEK RUMAH KACA UNTUK PENGERINGAN BIJI KOPI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN PADA PENGERING EFEK RUMAH KACA UNTUK PENGERINGAN BIJI KOPI


Pengarang

Nurainun - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Indera Sakti Nasution - 198007042005011006 - Dosen Pembimbing I
Raida Agustina - 198108312006042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1805106010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengeringan yaitu proses berkurangnya kadar air suatu bahan sampai mencapai kadar air tertentu. Standar nasional untuk kadar air biji kopi sekitar 12-14%. Kopi yang dikeringkan di ruang Pengering Efek Rumah Kaca menghasilkan kopi yang higienis dan proses pengeringan yang cepat jika dibandingkan pengeringan secara konvensional. Suhu di dalam ruang pengering Efek Rumah Kaca kurang efisien saat musim hujan, maka diperlukan adanya kombinasi ruang pengering Efek Rumah Kaca dengan alat pemanas yaitu lampu pemanas inframerah. Penelitian ini bertujun adalah untuk monitoring suhu dan kelembaban di ruang pengering Efek Rumah Kaca pada pengeringan biji kopi serta untuk mengetahui lama proses pengeringan yang dibutuhkan agar mencapai kadar air biji kopi yang sesuai. Pengeringan biji kopi menggunakan lampu pemanas inframerah 50 watt dan kipas dengan suhu rata-rata pada pagi hari 44,72℃ dengan rata-rata kelembaban 41,10%. Rata-rata suhu pada siang hari 45,41℃ dengan rata-rata kelembaban 34,87%. Rata-rata suhu pada sore hari 39,8℃ dengan rata-rata kelembaban 43,40% untuk hari pertama proses pengeringan. Pada hari kedua proses pengeringan terdapat rata-rata suhu pada pagi hari 45,54℃ dengan kelembaban rata-rata 40,40%. Rata-rata suhu pada siang hari 47,52℃ dengan kelembaban rata-rata 35,73%. Rata-rata suhu pada sore hari sampai selesai pengeringan 40,83℃ dengan kelembaban 45,60%. Untuk menghasilkan kadar air yang sesuai standar sekitar 12-14% lama proses pengeringan biji kopi di ruang pengering Efek Rumah Kaca ialah 11 jam terdapat kadar airnya 13,44%.

Drying is the process of reducing a material's moisture content until it reaches a certain moisture content. The national standard for coffee bean moisture content is around 12–14%. Coffee dried in the greenhouse effect drying chamber produces hygienic coffee and a fast drying process when compared to conventional drying. The temperature inside the greenhouse effect drying chamber is less efficient during the rainy season, so it is necessary to combine the greenhouse effect drying chamber with a heating device, namely an infrared heating lamp. This study aims to monitor the temperature and humidity in the greenhouse dryer chamber for drying coffee beans, as well as determine the length of the drying process required to achieve the appropriate moisture content of coffee beans. We used a 50-watt infrared heating lamp and fan to dry the coffee beans, maintaining an average morning temperature of 44,72 °C and an average humidity of 41,10%. The average temperature at noon was 45.41℃ with an average humidity of 34.87%. The average temperature in the afternoon was 39.8°C with an average humidity of 43.40% for the first day of the drying process. On the second day of the drying process, there is an average temperature in the morning of 45,54 °C with an average humidity of 40,40%. The average temperature at noon was 47.52℃ with an average humidity of 35.73%. The average temperature in the afternoon until completion of drying was 40,83℃ with an average humidity of 45,60%. In order to achieve a standard moisture content of approximately 12-14%, the coffee beans undergo an 11-hour drying process in the greenhouse effect drying room, resulting in a moisture content of 13.44%.

Citation



    SERVICES DESK