MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK DENGAN METODE BERMAIN PERAN DI RA FATHUN QARIB BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK DENGAN METODE BERMAIN PERAN DI RA FATHUN QARIB BANDA ACEH


Pengarang

Siril Muna - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yuhasriati - 196612311991022001 - Dosen Pembimbing I
Siti Naila Fauzia - 198910302019032012 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2006104210048

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / PG PAUD (S1) / PDDIKTI : 86207

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Meningkatkan kemampuan berbahasa anak dengan metode bermain peran di RA Fathun Qarib Banda Aceh. Dengan berbahasa anak dapat berinteraksi dengan lingkungannya, mengungkapkan perasaan dan bercerita tentang apa yang anak rasakan. Idealnya pada usia 5-6 tahun anak sudah mampu menceritakan kembali cerita yang didengar, namun di lapangan masih terdapat anak-anak yang sulit untuk mengekspresikan dirinya pada orang lain, dan anak belum mampu untuk menceritakan kembali cerita yang sudah didengarnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak dengan melalui metode bermain peran di RA Fathun Qarib Banda Aceh. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dalam setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tempat pelaksanaan penelitian di RA Fathun Qarib Banda Aceh. Subjek penelitian sebanyak 13 anak, terdiri dari atas 6 orang anak laki-laki dan 7 orang anak perempuan. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan unjuk kerja, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik deskriptif kualitatif dengan pendekatan tindakan kelas. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui metode bermain peran di RA Fathun Qarib Banda Aceh. Pelaksanaan tindakan yang dilakukan yaitu dengan kegiatan bermain peran, peneliti mengajarkan anak bermain peran sesuai dengan tema yang sudah ditetapkan pada hari itu dengan menggunakan media alat peraga main peran mikro yaitu sebagai penjual dan pembeli ayam ternak pada pertemuan pertama, bermain peran klinik kucing pada pertemuan kedua, bermain peran peternakan kelinci pada pertemuan ketiga, dan bermain peran membuat bentuk kandang ayam pada pertemuan keempat. Dengan langkah kegiatan pertama guru menjelaskan aturan bermain pada hari itu, kemudian guru mendemonstrasikan kepada anak cara bermain peran, meminta anak bermain bersama temannya sesuai dengan instruksi guru, guru meminta anak menceritakan kembali peran apa saja yang telah di perankan oleh anak, guru meminta anak menceritakan isi cerita yang telah dimainkan, dan bertanya kepada anak tentang perasaanya setelah bermain. Hasil penelitian yang dilakukan selama 2 siklus terdapat anak yang kemampuan berbahasanya berkembang sesuai harapan (BSH) sebanyak 4 orang anak dan anak yang berbahasanya berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 9 orang anak. Dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa melalui metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak di RA Fathun Qarib Banda Aceh.

Improving Children's Language Skills Using Role-Playing Method at RA Fathun Qarib Banda Aceh. Through language, children can interact with their environment, express their feelings, and narrate what they are experiencing. Ideally, by the age of 5-6 years, children should be able to retell stories they have heard. However, in practice, some children still struggle to express themselves to others and are unable to retell stories they have heard. This study aimed to improve children's language skills through the role-playing method at RA Fathun Qarib Banda Aceh. The research method used in this study is Classroom Action Research (CAR), which is conducted in 2 cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The research is conducted at RA Fathun Qarib Banda Aceh, with 13 children as subjects, consisting of 6 boys and 7 girls. Data collection techniques include observation and performance assessments, and the data analysis technique used is qualitative descriptive with a classroom action approach. The research problem is how to improve children's language skills through the role-playing method at RA Fathun Qarib Banda Aceh. The action implementation involves role-playing activities where the researcher teaches children to role-play according to the theme set for the day. The role-playing activities include using micro role-play props such as a seller and buyer of livestock in the first session, a cat clinic in the second session, a rabbit farm in the third session, and building a chicken coop in the fourth session. The steps in the activity include the teacher explaining the rules of play for the day, demonstrating the role-playing to the children, having the children play with their peers according to the teacher's instructions, asking the children to retell the roles they have played, asking them to narrate the content of the story they enacted, and asking about their feelings after the play. The results of the study conducted over 2 cycles show that 4 children demonstrated development in language skills as expected (BSH), and 9 children showed very good language development (BSB). The study concluded that role-playing methods can enhance children's language skills at RA Fathun Qarib Banda Aceh.

Citation



    SERVICES DESK