GAMBARAN FAKTOR RISIKO IBU DAN BAYI TERHADAP BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUANG NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT (NICU)RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH JANUARI-JUNI 2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN FAKTOR RISIKO IBU DAN BAYI TERHADAP BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUANG NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT (NICU)RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH JANUARI-JUNI 2014


Pengarang

Ainul Riza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010094

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator dari tingkat kesehatan ibu dan anak, dan bayi dengan berat badan lahir rendah merupakan determinan utama pada kematian perinatal dan neonatal. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi BBLR, yaitu umur ibu, paritas, pertambahan berat badan ibu selama hamil, dan jenis kelamin bayi. Metode penilitian ini adalah deskriptif yaitu melihat gambaran bayi berat badan lahir rendah di RSUDZA banda Aceh. Data penelitian menggunakan data sekunder yaitu rekam medik responden. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik ibu yang melahirkan bayi dengan BBLR umumnya berusia 20-35 tahun (85,6%), memiliki paritas 2-3 (50,0%), jenis kelamin perempuan lebih banyak daripada laki-laki (71,4%), dan peningkatan berat badan ibu selama hamil

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK