Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KOLABORASI MASYARAKAT PERBATASAN ACEH DAN SUMATERA UTARA DALAM MEMPERKUAT KOHESI SOSIAL
Pengarang
DINATUL ADAWIYAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Yunus - 197203102005011001 - Dosen Pembimbing I
Irwan Putra - 198801012019031015 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2006101010053
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dinatul Adawiyah (2024). Kolaborasi Masyarakat Perbatasan Aceh dan Sumatera Utara dalam Memperkuat Kohesi Sosial. [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Irwan Putra, S.Pd., M.Pd.
Wilayah perbatasan provinsi merupakan daerah yang memiliki tingkat heterogenitas tinggi. Wilayah ini juga dihadapkan pada tantangan dalam membangun kohesi sosial karena perbedaan latar belakang etnis, agama, dan bahasa. Sehingga daerah perbatasan sering menjadi daerah dengan potensi konflik akibat kurangnya integrasi antara komunitas-komunitas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji realita kolaborasi masyarakat di wilayah perbatasan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara dalam memperkuat kohesi sosial serta mengkaji strategi masyarakat dalam memperkuat kohesi sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realita kolaborasi masyarakat di perbatasan tidak memiliki kolaborasi secara terstruktur dari pemerintah desa. Namun antar masyarakatnya tetap terjadi hubungan kerjasama dan interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak harus adanya kerjasama terstruktur dari pemerintah untuk menghubungkan kedua desa ini. Masyarakat di desa perbatasan sudah menjalin hubungan sosial dan kerjasama dalam berkegiatan sehari-hari baik itu antar individu ataupun kelompok. Upaya masyarakat dalam memperkuat kohesi sosial yaitu dengan cara saling menghormati, menghargai, menjaga kerukunan dan komunikasi agar tidak ada selisih paham. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah harus membuat program kerjasama terstruktur antardesa perbatasan untuk memperkuat hubungan sosial. Penelitian ini juga menyarankan agar penelitian selanjutnya dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih luas dan beragam serta menggunakan metode yang lebih efektif untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Kata Kunci: Kohesi Sosial, Kolaborasi, Perbatasan
Dinatul Adawiyah (2024). Collaboration of Aceh and North Sumatra Border Communities in Strengthening Social Cohesion. [Thesis, Syiah Kuala University]. Under the guidance of Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd., and Dr. Irwan Putra, S.Pd., M.Pd. The provincial border region is an area that has a high level of heterogeneity. These areas are also faced with challenges in building social cohesion due to differences in ethnic, religious and linguistic backgrounds. Thus, border areas often become areas with the potential for conflict due to the lack of integration between existing communities. This study aims to examine the reality of community collaboration in the border areas of Aceh and North Sumatra Provinces in strengthening social cohesion and examine community strategies in strengthening social cohesion. Using a descriptive qualitative research approach, data were collected through observation and in-depth interviews. The results showed that the reality of community collaboration at the border did not have structured collaboration from the village government. However, there is still cooperation and social interaction in daily life. This research concludes that there does not have to be structured collaboration from the government to connect these two villages. Communities in border villages have established social relations and cooperation in daily activities both between individuals and groups. Community efforts in strengthening social cohesion are by respecting each other, appreciating, maintaining harmony and communication so that there are no differences in understanding. This research suggests that the government should create a structured cooperation program between border villages to strengthen social relations. This study also suggests that further research be conducted by involving a wider and more diverse sample and using more effective methods to get more accurate results. Keywords: Social cohesion, collaboration, borders
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN JARAK TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI SUMATERA UTARA: KAJIAN DI TINGKAT KABUPATEN/KOTA (Serly Agustin, 2025)
EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA NARKOTIKA PSIKOTROPIKA (STUDI PENELITIAN DI PERBATASAN KABUPATEN ACEH TAMIANG DENGAN KABUPATEN LANGKAT) (Octhania Madilla, 2022)
KETAHANAN USAHA DI KAWASAN EKONOMI KOTA CALANG (STUDI MODAL SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT) (JIHAN GEUBRINA ISLAMI, 2025)
DAYA SAING EKSPOR KOMODITAS KARET ALAM SUMATERA UTARA (Bonaraja Purba, 2025)
PENGARUH KETIMPANGAN PENDAPATAN, IPM, PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI, DAN PENANAMAN MODAL ASING TERHADAP KEMISKINAN DI DAERAH PROVINSI DI SUMATERA (MUHAMMAD RIZKI, 2025)