PEMBINAAN NILAI-NILAI DEMOKRASI BAGI SISWA DI SMA DALAM WILAYAH KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMBINAAN NILAI-NILAI DEMOKRASI BAGI SISWA DI SMA DALAM WILAYAH KOTA BANDA ACEH


Pengarang

CINDY AYU PRANIKA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Maimun - 198104202010121003 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2006101010056

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Cindy Ayu Pranika. 2024. Pembinaan Nilai-nilai Demokrasi Bagi Siswa di SMA dalam Wilayah Kota Banda Aceh. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. [Skripsi.Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Maimun S.Pd., MA dan Dr.Irwan Putra S.Pd., M.Pd.

Pemahaman dan penerapan nilai-nilai demokrasi dianggap salah satu bagian untuk mengatasi sikap intoleran maupun diskriminatif antar siswa. Solusi yang diusulkan mencakup penguatan program ekstrakurikuler, pembelajaran aktif di kelas, partisipasi siswa dalam pengambilan keputusan, integrasi nilai moral dalam kurikulum, dan evaluasi program secara berkala. Adapun rumusan masalah penelitian ini yaitu; (1) Bagaimana proses pembinaan nilai-nilai demokrasi bagi siswa di SMA dalam wilayah Kota Banda Aceh; (2) Bagaimana peran lingkungan sekolah dalam mendukung atau menghambat proses pembentukan nilai-nilai demokrasi di SMA dalam wilayah Kota Banda Aceh; (3) Bagaimana evaluasi kegiatan ekstrakurikuler dalam membentuk sikap demokratis dan mengurangi sikap intoleransi di SMA dalam wilayah Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembinaan nilai-nilai demokrasi bagi siswa di sekolah. Studi ini termasuk tipe deskriptif dengan pendekatan kualitatif guna mendapatkan pemahaman mendalam tentang fenomena tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru PPKn berserta siswa, selajutnya dianalisis dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, display data dan verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses pembinaan nilai-nilai demokrasi tidak hanya dilakukan melalui kegitan intrakurikuler, atau pembelajaran di kelas. Namun juga diselenggarakan dengan pendekatan kegiatan kokurikuler yang terintegrasi dalam Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Ini mencakup simulasi pemilihan umum, pergantian ketua Osis, dan pembagian peran di kelas seperti ketua kelas. Selain itu, proses pembinaan nilai demokrasi juga melibatkan kegiatan ekstrakurikuler seperti Paskibra, PASCAL, Pramuka, olahraga (seperti futsal), debat, teater, acara tahunan "Realistig", sanggar tari, Rohis, forum duta hukum, kegiatan rohani (tahfidz), PIK-R, dan PMR; (2) Lingkungan sekolah diidentifikasi sebagai faktor penting yang mendukung proses ini. Guru dan staf sekolah aktif mendukung kegiatan pembinaan nilai-nilai demokrasi dengan menyediakan sarana seperti ruang diskusi, kotak saran, perpustakaan, dan tempat untuk kegiatan ekstrakurikuler. Fasilitas ini mendukung dialog terbuka dan pengembangan diri siswa dalam menghargai keberagaman budaya, bahasa, dan agama yang ada di sekolah. (3) Evaluasi kegiatan ekstrakurikuler dilakukan melalui observasi dan rapat tahunan yang melibatkan orang tua siswa. Observasi ini bertujuan untuk memantau perkembangan siswa dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, sementara rapat tahunan memberikan kesempatan bagi orang tua untuk memberikan masukan dan evaluasi terhadap program-program yang telah dijalankan.

Kata Kunci : Pembinaan, Nilai-nilai, Demokrasi

Cindy Ayu Pranika. 2024. Fostering Democratic Values for High School Students in the Banda Aceh City Area. Faculty of Teacher Training and Education. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Maimun S.Pd., MA and Dr. Irwan Putra S.Pd., M.Pd. Understanding and applying democratic values is considered one way to address intolerant and discriminatory attitudes among students. The proposed solutions include strengthening extracurricular programs, active learning in the classroom, student participation in decision-making, integration of moral values into the curriculum, and periodic program evaluation. The research questions of this study are: (1) How is the process of instilling democratic values among high school students in Banda Aceh City? (2) What is the role of the school environment in supporting or hindering the formation of democratic values in high schools in Banda Aceh City? (3) How is the evaluation of extracurricular activities in shaping democratic attitudes and reducing intolerance among high school students in Banda Aceh City? This study aims to examine the process of instilling democratic values in schools. It is a descriptive study with a qualitative approach to gain an in-depth understanding of the phenomenon. Data were collected through interviews with civics teachers and students, and then analyzed through three stages: data reduction, data display, and verification. The findings show that (1) The process of instilling democratic values is not only carried out through intrcurricular activities or classroom learning but also through co-curricular activities integrated into the Pancasila Student Profile Strengthening Program (P5). This includes simulations of general elections, changes in student council leadership, and roles in the classroom such as class president. Additionally, the process involves extracurricular activities such as Paskibra, PASCAL, Scouts, sports (like futsal), debate, theater, the annual "Realistig" event, dance workshops, religious groups (Rohis), legal ambassador forums, spiritual activities (tahfidz), PIK-R, and PMR; (2) The school environment is identified as a crucial factor supporting this process. Teachers and school staff actively support the instillation of democratic values by providing facilities such as discussion rooms, suggestion boxes, libraries, and spaces for extracurricular activities. These facilities support open dialogue and student development in appreciating cultural, linguistic, and religious diversity within the school; (3) The evaluation of extracurricular activities is conducted through observations and annual meetings involving parents. Observations aim to monitor student progress in various extracurricular activities, while annual meetings provide opportunities for parents to offer feedback and evaluations of the programs implemented. Keywords: Fostering, Values, Democracy

Citation



    SERVICES DESK