SISTEM MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI PADA RUMAH TRADISIONAL ACEH DI KAWASAN GRONG-GRONG, PIDIE, ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SISTEM MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI PADA RUMAH TRADISIONAL ACEH DI KAWASAN GRONG-GRONG, PIDIE, ACEH


Pengarang

Ikhrul muhaimin - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mirza Irwansyah - 196205261987101001 - Dosen Pembimbing I
Nizarli - 196411271991021001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1904104010081

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Arsitektur., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.176 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pentingnya kebutuhan sarana papan bagi setiap orang akan melengkapi kelangsungan hidupnya dalam mempertahankan diri dari mara bahaya. Kelayakan bangunan yang dihuni menjadi prioritas saat ini disamping kebutuhan lain yang telah tercukupi terkhususnya rumah tinggal. Bangunan rumah tinggal yang saat ini diambang kepunahan dan membutuhkan perhatian khusus yaitu rumah tradisional Aceh. Rumah tradisional Aceh dapat ditemui di Provinsi Aceh merupakan daerah dengan tingkat resiko gempa yang tinggi, masyarakat Aceh memiliki nilai-nilai pandangan dalam pelestarian adat dan budaya yang mengajarkan masyarakat dalam proses penanggulangan bencana alam gempa bumi. Rumah Tradisional Aceh merupakan salah satu kekayaan budaya yang dibangun berdasarkan pengetahuan dan intuisi yang di dapat dari kondisi alam setempat serta pengalaman yang diturunkan secara turun temurun. Warisan turun temurun ini membentuk struktur rumah Aceh yang mampu mempertahankan posisi dan kedudukan dari masing- masing elemen tersebut pada saat menerima beban gempa sehingga memiliki peran dalam mitigasi bencana untuk daerah rawan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem mitigasi bencana gempa bumi pada rumah tradisional Aceh di Kecamatan Grong-Grong Kabupaten Pidie. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dengan analisa deskriptif. Rumah tradisional Aceh yang dipilih sebagai kasus studi dilakukan dengan teknik purposive sampling melalui beberapa kriteria. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa bentuk denah yang simetris pada rumah tradisional di Kawasan Grong-Grong sudah menunjukkan upaya mitigasi bencana, namun ketinggian tiang pada rumah Aceh masih harus dikurangi dan dibutuhkan sistem sambungan tambahan untuk mencegah lepasnya bajoe dari struktur sambungan tersebut, sehingga diperoleh bahwa sistem mitigasi gempa bumi pada rumah tradisional Aceh di Kawasan Grong-Grong masih perlu ditingkatkan.

Kata kunci: Mitigasi, Gempa Bumi, Rumah Tradisional Aceh, Kawasan Grong- Grong.

The importance of the need for housing for every person will complement their survival in defending themselves from danger. The suitability of inhabited buildings is currently a priority in addition to other needs that have been met, especially residential homes. Residential buildings that are currently on the verge of extinction and require special attention are traditional Acehnese houses. Traditional Acehnese houses can be found in Aceh Province, which is an area with a high level of earthquake risk. The people of Aceh have values ​​in preserving customs and culture which teaches the community in the process of dealing with natural earthquake disasters. The Acehnese Traditional House is a cultural treasure built based on knowledge and intuition gained from local natural conditions and experiences passed down from generation to generation. This legacy from generation to generation forms the structure of Acehnese houses which is able to maintain the position and position of each of these elements when receiving earthquake loads so that they have a role in disaster mitigation for disaster-prone areas. This research aims to analyze the earthquake disaster mitigation system in traditional Acehnese houses in Grong-Grong District, Pidie Regency. Data collection techniques use qualitative methods with descriptive analysis. The traditional Acehnese house chosen as the study case was carried out using a purposive sampling technique using several criteria. From the results of this research, it was found that the symmetrical plan shape of traditional houses in the Grong-Grong area has demonstrated disaster mitigation efforts, however the height of the poles in Acehnese houses still needs to be reduced and an additional connection system is needed to prevent the bajoe from detaching from the connection structure, so it is found that The earthquake mitigation system in traditional Acehnese houses in the Grong-Grong area still needs to be improved. Keywords: Mitigation, Earthquake, Acehnese Traditional Houses, Grong-Grong Area.

Citation



    SERVICES DESK