PERANCANGAN HOTEL PARIWISATA BINTANG 5 DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANCANGAN HOTEL PARIWISATA BINTANG 5 DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Nurul Fadilah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mirza - 196212161991021001 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Haiqal - 197908122006041004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2004104010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik - Arsitektur., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

728.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak

Pariwisata telah menjadi sektor strategis yang berperan penting dalam meningkatkan devisa, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kota Banda Aceh, sektor pariwisata menunjukkan pertumbuhan positif, yang terlihat dari meningkatnya tingkat hunian kamar hotel yang mencapai 68,7 persen pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan meningkatnya permintaan akan akomodasi di kota tersebut. Salah satu area yang berkembang pesat dalam pariwisata adalah Gampong Ulee Lheue, yang telah berhasil menggabungkan wisata sejarah, alam, dan budaya, sehingga masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Pembangunan hotel pariwisata bintang 5 di Kota Banda Aceh menjadi sangat relevan dalam rangka mendukung pertumbuhan sektor pariwisata ini. Dengan menerapkan konsep Green Architecture, hotel yang ramah lingkungan ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dan harapan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Perancangan hotel ini bertujuan untuk mengintegrasikan aspek estetika, fungsional, dan etika, sehingga dapat menjadi model bagi pembangunan berkelanjutan di masa depan. Implementasi arsitektur hijau dalam hotel ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan citra Banda Aceh sebagai destinasi wisata yang atraktif dan berkualitas.

Kata Kunci: Pariwisata, Hotel Bintang 5, Banda Aceh, Green Architecture, Arsitektur Hijau, Pembangunan Berkelanjutan.

Tourism has become a strategic sector that plays an important role in increasing foreign exchange, creating jobs, and improving the welfare of society. In the city of Banda Aceh, the tourism sector shows positive growth, as evidenced by the increase in hotel room occupancy rates, which reached 68.7 percent in 2023. This indicates a growing demand for accommodation in the city. One area that is rapidly developing in tourism is Gampong Ulee Lheue, which has successfully combined historical, natural, and cultural tourism, earning a spot in the top 50 of the Indonesian Tourism Village Award (ADWI) 2022. The development of a five-star tourism hotel in Banda Aceh becomes highly relevant to support the growth of this tourism sector. By applying the concept of Green Architecture, this environmentally friendly hotel is expected not only to meet the needs and expectations of tourists but also to provide positive impacts on the environment and local community. The design of this hotel aims to integrate aesthetic, functional, and ethical aspects, making it a model for sustainable development in the future. The implementation of green architecture in this hotel is also expected to enhance the competitiveness and image of Banda Aceh as an attractive and high-quality tourist destination. Keywords: Tourism, Five-Star Hotel, Banda Aceh, Green Architecture, Sustainable Development.

Citation



    SERVICES DESK