Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PRARANCANGAN PABRIK KOPI DEKAFEINISASI DENGAN METODE SWISS WATER PROCESS DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 137.000 TON/TAHUN
Pengarang
BUNGA HAFIDHAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mariana - 196707151993032003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1704103010051
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik Kimia., 2024
Bahasa
Indonesia
No Classification
660
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Prarancangan pabrik Kopi Dekafeinasi ini menggunakan green beans kopi robusta sebagai bahan baku, dan menghasilkan produk samping yaitu kafein murni. Kapasitas bahan baku yang akan diproses adalah 137.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan struktur garis dan staf. Sebanyak 66 tenaga kerja dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan ini. Lokasi pabrik yang direncanakan akan dibangun yaitu di Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan dengan luas lahan 30.000 m2. Sumber air pabrik kopi ini berasal dari sungai Lematang, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Kebutuhan listrik diperoleh dari tenaga listrik yang telah disediakan oleh Perusahaan Listrik Negara (PT. PLN Persero) kawasan Lahat, Sumatera Selatan dan Generator dengan 478,342 kW.
Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut:
1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 248.805.477.703
2. Working Capital Investment (WCI) = Rp. 1.670.258.171.805
3. Total Capital Investment (TCI) = Rp. 1.919.063.649.507
4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 20.043.098.061.663
5. Sales Cost (SC) = Rp. 36.165.539.370.400
6. Pay Out Time (POT) = 1,92 Tahun
7. Breakeven Point (BEP) = 31,10 %
ABSTRAK Prarancangan pabrik Kopi Dekafeinasi ini menggunakan green beans kopi robusta sebagai bahan baku, dan menghasilkan produk samping yaitu kafein murni. Kapasitas bahan baku yang akan diproses adalah 137.000 ton/tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan struktur garis dan staf. Sebanyak 66 tenaga kerja dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan ini. Lokasi pabrik yang direncanakan akan dibangun yaitu di Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan dengan luas lahan 30.000 m2. Sumber air pabrik kopi ini berasal dari sungai Lematang, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Kebutuhan listrik diperoleh dari tenaga listrik yang telah disediakan oleh Perusahaan Listrik Negara (PT. PLN Persero) kawasan Lahat, Sumatera Selatan dan Generator dengan 478,342 kW. Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 248.805.477.703 2. Working Capital Investment (WCI) = Rp. 1.670.258.171.805 3. Total Capital Investment (TCI) = Rp. 1.919.063.649.507 4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 20.043.098.061.663 5. Sales Cost (SC) = Rp. 36.165.539.370.400 6. Pay Out Time (POT) = 1,92 Tahun 7. Breakeven Point (BEP) = 31,10 %
PRARANCANGAN PABRIK BIOETANOL DARI NIRA AREN DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 25.000 TON/TAHUN (Yusril Fuad, 2015)
PRARANCANGAN PABRIK EKOSEMEN DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 146.000 TON/TAHUN (Siti Maghfirah, 2024)
PRARANCANGAN PABRIK EKOSEMEN DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 146.000 TON/TAHUN (Keumala Putri, 2024)
KAJIAN PUSTAKA MINUMAN KOPI DALAM KEMASAN PADA INDUSTRI KECIL (HAFIZ MAULIADARMA, 2021)
PRARANCANGAN PABRIK ASAM PALMITAT DARI CRUDE PALM OIL (CPO) DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 200.000 TON/TAHUN (RANDI ANGGARA, 2021)