Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PREFERENSI MAHASISWA MENONTON ACARA TALK SHOW(STUDI KOMPARASI PADA TALK SHOW INDONESIA LAWYERS CLUB DAN MATA NAJWA)
Pengarang
SYARIFAH ARNIZA RACHELLA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0910102010079
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Preferensi Mahasiswa Menonton Talk Show (Studi Komparasi Pada Talk Show Indonesia Lawyers Club Dan Mata Najwa)”, bertujuan untuk mengetahui preferensi maupun frekuensi mahasiswa Fakultas Hukum dan FISIP Unsyiah menonton talk show dengan membandingkan talk show Indonesia Lawyers Club dan Mata Najwa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uses and Gratifications theory yaitu teori kegunaan dan kepuasaan yang menyatakan khalayak aktif memilih media yang diinginkan berdasarkan kebutuhannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian gabungan (mixed methods) dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Hukum dan FISIP Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 95 responden yang didapat melalui rumus Slovin. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara menyebarkan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan analisis tabel tunggal dan kemudian diinterpretasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa talk show yang menjadi preferensi mahasiswa Fakultas Hukum dan FISIP adalah talk show Mata Najwa yang ditayangkan di Metro TV. Responden cenderung memilih Mata Najwa sebagai preferensi menonton talk show karena Mata Najwa dinilai lebih memenuhi kebutuhan afektif seperti menarik, inspiratif dan tidak membosankan. Sedangkan ILC dinilai hanya memenuhi kebutuhan kognitif, seperti memberi pengetahuan dan informasi, sehingga dinilai kurang menghibur dan agak membosankan karena hanya fokus membahas masalah yang serius.
Kata Kunci : preferensi, talk show, komparasi
Tidak Tersedia Deskripsi
MOTIF-MOTIF YANG MENDORONG KHALAYAK UNTUK MENONTON ACARA TALK SHOW KICK ANDY DI METRO TV (SUATU PENELITIAN PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN IHMU POLITIK) (Ahmad Auzaai, 2020)
MOTIVASI MENONTON TAYANGAN INDONESIA LAWYERS CLUB DI TV ONE (STUDI KORELASIONAL TENTANG MOTIVASI MENONTON TAYANGAN INDONESIA LAWYERS CLUB DI TV ONE TERHADAP WAWASAN MAHASISWA KOTA SUBULUSSALAM DI BANDA ACEH) (Sulvia Nur Putri R, 2019)
PENGARUH MENONTON TALK SHOW DR OZ INDONESIA DI TRANS TV TERHADAP PERILAKU HIDUP SEHAT MASYARAKAT DI GAMPONG LAMPASEH KOTA KECAMATAN KUTA RAJA BANDA ACEH (Ade Riski Ferdian, 2016)
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA PADA PROGRAM ACARA INDONESIA LEWYERS CLUB (ILC) DI CHANNEL YOUTUBE (Siska Sri Yulianti, 2023)
AN ANALYSIS OF CODE SWITCHING IN WHATSAPP GROUP COMMUNICATION (A CASE STUDY OF “ENGLISH CLUB” WHATSAPP GROUP IN ACEH) (MUKHFIZAL, 2021)