PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU OLEH MASYARAKAT DI SEKITAR KAWASAN TNGL PADA RESOR KLUET SELATAN DI WILAYAH KERJA SPTN II KLUET UTARA, KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU OLEH MASYARAKAT DI SEKITAR KAWASAN TNGL PADA RESOR KLUET SELATAN DI WILAYAH KERJA SPTN II KLUET UTARA, KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

Ayu Wandira - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yusya Abubakar - 196212241988031004 - Dosen Pembimbing I
Maryam Jamilah - 198609172022042001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2005110010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Kehutanan (S1) / PDDIKTI : 54251

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hasil hutan bukan kayu (HHBK) merupakan bagian dari Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) khususnya wilayah kerja Resor Kluet Selatan yang memiliki banyak peran, baik terhadap lingkungan alam maupun terhadap kehidupan masyarakat yang berdekatan langsung dengan Kawasan TNGL. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis HHBK, mengetahui pemanfaatan HHBK yang dimanfaatkan oleh masyarakat dan mengetahui kontribusi HHBK terhadap pendapatan masyarakat pada Kawasan TNGL di wilayah kerja Resor Kluet Selatan.
Hasil penelitian ini menunjukan jenis HHBK pada Kawasan TNGL di wilayah kerja Resor Kluet Selatan yaitu 9 jenis HHBK yang digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari seperti Umbut rotan (Calamus scipionum loureiro), pakis (Diplazium esculentum), damar batu (Agathis dammara), akar kuning (Coscinium fenestratum), bambu (Dendrocalamus asper), rotan (Calamus rotang), nipah (Nypa fruticans), ikan gabus (Channa striata) dan lokan (Geloina spp). Pemanfaatan HHBK yang dimanfaatkan oleh masyarakat di wilayah kerja Resor Kluet Selatan ada untuk diolah sebagai bahan makan, bahan kerajinan, dikonsumsi secara langsung dan dijual. Kontribusi yang paling tinggi terhadap pendapatan responden adalah ikan sungai dengan persentase sebesar 42.30% per bulan, sedangkan kontribusi terendah yaitu jenis HHBK pakis dengan persentase sebesar 0,04% per bulan.

Non-timber forest products (NTFPs) are part of the Gunung Leuser National Park (TNGL) area, especially the South Kluet Resort working area, which has many roles, both in the natural environment and in the lives of communities directly adjacent to the TNGL area. The aim of this research is to determine the types of NTFPs, determine the use of NTFPs used by the community and determine the contribution of NTFPs to community income in the TNGL area in the Kluet Selatan Resort working area. The results of this research show that the types of NTFPs in the TNGL area in the Kluet Selatan Resort working area are 9 types of NTFPs which are used by the community for daily needs, such as rattan grass (Calamus scipionum loureiro), ferns (Diplazium esculentum), stone resin (Agathis dammara), yellow root (Coscinium fenestratum), bamboo (Dendrocalamus asper), rattan (Calamus rotang), nipah (Nypa fruticans), snakehead fish (Channa striata) and sea cucumber (Geloina spp). The people in the South Kluet Resort working area utilize NTFPs to be processed as food ingredients, craft materials, consumed directly and sold. The highest contribution to respondents' income was river fish with a percentage of 42.30% per month, while the lowest contribution was fern NTFPs with a percentage of 0.04% per month.

Citation



    SERVICES DESK