Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STANDARISASI CARA PEMBUATAN ASAM SUNTI
Pengarang
Nurasyiah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0661440002
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2007
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Asam sunti terbuat dari belimbing wuluh (Averhoa balimbi). Melalui proses penjemuran dan penyimpanan terlebih dahulu akan menghasilkan asam sunti. Pada umunya masyarakat yang memproduksi asam sunti menggunakan bahan belimbing wuluh dan garam dapur yang tidak berlebel. Pada umumnya masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam menggunakan asam sunti sebagai bumbu dalam masakan, khususnya masakan Khas Aceh, seperti : keumamah tumeh eungkot sure dan payeh. Penelitian ini bertujuan untuk : (I) menstandarisasi proses pembuatan asam sunti, (2) tingkat penerimaan konsumen terhadap pembuatan asam sunti yang sudah distandarisasikan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Tata Boga FKIP Unsyiah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Iengkap (RAL) polo non faktorial yang terdiri dari dua perlakuan. Nara sumber terdiri dari 7 orang yang menpunyai pengetahuan dalam pengolahan masakan. Panulis sendiri dari 15 orang mahasiswi Tata Boga yang telah lulus mata kuliah Pengawetan Makanan dan Kulinari Aceh. Pengujian dilakukan terhadap tekstur, rasa, aroma dan warna yang dicoba oleh nan sumber dengan Uji pengamatan (Sensory Evaluation) dan panulis dengan Uji penerimaan (Acceptability Test).. Data dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata (mean) pada perlakuan R1 penambahan garam (12,5%) dan R2 penanbahan garam (15%). Berdasakan hasil analisis data dengan menghitung nilai rata-rata (mean) pada uji pengamann nara sumber resep asam sunti yang telah standar terdapat pada perlakuan R2 (15%) dan dilanjutkan dengan uji penerimaan menyatakan bahwa panulis menyukai tekstur, rasa, aroma dan warna pada asam sunti perlakuan R2 (15%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa asan sunti diperlakukan dengan menggunakan garam (15%) R2 disukai oleh panulis baik dari segi tekstur, rasa, aroma dan warnanya.
Tidak Tersedia Deskripsi
KARAKTERISTIK UKURAN KRISTAL HIDROKSIAPATIT EMAIL YANG DIPAPARKAN AIR ASAM SUNTI (AVERRHOA BILIMBI L) (Ulfa Sahara, 2022)
OPTIMASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN ASAM SUNTI PADA PEMBUATAN BUBUK ASAM SUNTI (Risma Yulita, 2019)
HUBUNGAN NLLAI KEKERASAN EMAIL YANG DIAPLIKASIKAN ASAM SUNTI (AVERRHOA BILIMBI L) DENGAN KARIES BUATAN (Dwi Putri, 2023)
STANDARISASI CARA PEMBUATAN ASAM SUNTI (Nurasyiah, 2024)
OPTIMASI SUHU DAN LAMA PENGERINGAN UNTUK MEMPERHATIKAN RASA ASAM PADA PEMBUATAN BUBUK ASAM SUNTI (Faidha Rahmi, 2024)