PENGARUH KONSENTRASI SANTAN DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK DODOL RUMPUT LAUT (EUCHEME SPINOSUM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KONSENTRASI SANTAN DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK DODOL RUMPUT LAUT (EUCHEME SPINOSUM)


Pengarang

Nazarizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0105105010051

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN Selama ini masyarakat cenderung menganggap bahwa rumput laut hanyaJah bahan pangan untuk pelengkap es campur dan makanan khas bulan puasa. Namun, kenyataannya rumput laut kini banyak digunakan scbagai bahan utama berbagaimacam produk pangan. Kondisi ini menjadikan olahan rumput laut berpotensi tinggi untuk dikembangkan. Dodol adalah jenis penganan yang biasanya dibuat dari tepung ketan, gula,dan santan disamping beberapa bahan tambahan lainnya yang dimasak dengan diaduk terus menerus hingga kalis. Akan tetapi selain tepung ketan, ada beberapa bahan lain yang dapat dijadikan sebagai bahan utama pembuatan dodol, diantaranya adalah rumput leut. Namun dodol rumput laut yang ada saat ini belum memiliki mutu yang baik antara lain plastisitas, kepadatan, daya awet dan pengemasan. Pengembangan teknologi diperlukan untuk meningkatkan mutu clan daya awet dodol rumput laut. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh konsentrasi santan dan lama pengeringan terhadap karakteristik dodol rumput taut yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial pola 3x4 yang terdiri atas faktor, yaitu ; faktor konsentrasi santan (K), terdiri atas tiga taraf, yaitu; K1= 0%, K= 10%, K2= 20%, dan faktor lama pengeringan (L)4 terdiri atas empat taraf, yaitu; L1= 4 jam, L2= 6 jam, L3= 8 jam, L4= 10 jam. Dengan demikian terdapat dua belas kombinasi perlakuan dengan dua kali ulangan sehingga diperoleh dua puluh empat satuan percobaan. Analisis produk dodol rumput laut yang dihasilkan terdiri dari kadar air, kadar gula, kadar lemak dan uji organoleptik yang dilakukan terhadap warna, rasa, aroma dan tekstur. Pengaruh perlakuan terhadap perubahan yang diamati dilakukan dengan menggunakan analisis sidik ragam. Bila analisis sidik ragam menunjukkan perbedaan yang nyata (P00,05) terhadap semua analisis. Karakteristik dodol rumput laut yang dihasilkan memiliki k.adar air berkisar antara 25,27 % - 35,47 % dengan rata-rata sebesar 30,01 %, kadar lemak8,33 % -- 9,45 %, dengan kadar lemak rataan adalah 8,86 %, kadar gula 48,74­ 49,17 %dengan nilai rata-rata 48,90 %.Hasil organoleptik dengan menggunakan uii lama pengeringan 6 jam dengan karakteristik sebagai berikut : kadar air 30.60 %, kadar lemak 8,39%, kadar gula 48,92%, warna 3,38 (tingkat penerimaan netral), aroma 3,28 (tingkat penerimaan netral), rasa 3,28 (tingkat penerimaan netral), tekstur 3,88 (tingkat penerimaan suka)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK