Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBERIAN JAMU FERMENTASI DALAM AIR MINUM DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTERISTIK ORGAN SALURAN PENCERNAAN AYAM BROILER
Pengarang
Mutia Putri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Daud - 197704112010121001 - Dosen Pembimbing I
19680717 - - - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2005104010088
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Peternakan (S1)., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Mutia Putri. 2005104010088. Pemberian Jamu Fermentasi Dalam Air Minum Dan Pengaruhnya Terhadap Karakteristik Organ Saluran Pencernaan Ayam Broiler. Dibawah bimbingan: Dr. Muhammad Daud, S. P., M. Si dan Prof. Dr. Ir. Samadi, M. Sc.
RINGKASAN
Ayam broiler memiliki sifat genetik yang semakin baik disetiap generasi, salah satunya memiliki masa panen yang relatif pendek yang umumnya dipanen pada umur 4 sampai 5 minggu dengan bobot badan antara 1,2 sampai 1,9 kg/ekor. Pertumbuhan yang sangat cepat dengan bobot tubuh yang tinggi dalam waktu yang relatif singkat, konversi pakan kecil, dan memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi dag-ing, membuat broiler unggul dibanding ayam lain dan menjadikan ayam broiler sebagai salah satu jenis hewan ternak yang umum dibudidayakan di Indonesia. Tetapi, laju per-tumbuhan yang cepat menyebabkan ayam broiler mudah terinfeksi mikroorganisme pato-gen dalam saluran pencernaan. Masalah tersebut banyak diatasi dengan pemberian feed additive berupa antibiotik. Penggunaan antibiotik secara berlebihan, dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan, residu antibiotik, dan resistensi mikroorganisme pada produk ternak yang dihasilkan sehingga men-imbulkan kekhawatiran konsumen. Melihat fenomena tersebut maka konsumen cenderung untuk mengkonsumsi suatu produk pangan yang aman untuk dikonsumsi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menghindari permasalahan tersebut adalah dengan alternatif lain yaitu memberikan bahan atau produk olahan yang memiliki fungsi yang sama salah satunya ialah jamu. Jamu fermentasi yang diaplikasikan terhadap ayam broiler yaitu mahkota dewa, kunyit, bawang putih, dan jahe merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jamu fermentasi dalam air minum terhadap karakteristik saluran pencernaan ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Kegiatan penelitian ini dimulai pada tanggal 28 Februari sampai 3 April 2024. Materi penelitian ini yaitu 80 ekor DOC (Day Old Chicks) ayam broiler CP 707, mahkota dewa, kunyit, bawang putih, jahe merah, gula merah, starbio dan air, pakan komersil Vivo 511 hiprovit, desinfektan, kapur, litter. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat 4 perlakuan pada penelitian ini yaitu (P0) air minum tanpa penambahan jamu fermentasi/kontrol, (P1) air minum dengan penambahan 1% jamu fer-mentasi, (P2) air minum dengan penambahan 2% jamu fermentasi, (P3) air minum dengan penambahan 3% jamu fermentasi. Masing-masing perlakuan ada 4 ulangan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor ayam broiler. Parameter yang diamati pada penelitian ini meliputi bo-bot proventrikulus, bobot ventrikulus, bobot usus halus, panjang usus halus dan bobot sekum. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), jika berpengaruh nyata, analisis dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menun-jukkan bahwa pemberian jamu fermentasi dalam air minum sebanyak 1%, 2% dan 3% tidak memberi pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap bobot proventrikulus, bobot ventrikulus, bobot usus halus, panjang usus halus dan bobot sekum. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian jamu fermentasi da-lam air minum ayam broiler menghasilkan karakteristik organ saluran pencernaan yang normal. Jamu fermentasi aman digunakan sampai 3% didalam air minum ayam broiler tanpa berpengaruh negatif terhadap kinerja organ saluran pencernaan ayam broiler.
Mutia Putri. 2005104010088. Giving Fermented Herbs in Drinking Water and Its Effect on the Characteristics of the Digestive Tract Organs of Broiler Chickens. Under the guidance of: Dr. Muhammad Daud, S. P., M. Si and Prof. Dr. Ir. Samadi, M. Sc. ABSTRACT Broiler chickens have genetic traits that are getting better with each generation, one of which has a relatively short harvest period which is generally harvested at the age of 4 to 5 weeks with body weight between 1.2 to 1.9 kg/head. Very fast growth with high body weight in a relatively short time, small feed conversion, and high productivity, especially in producing meat, makes broilers superior to other chickens and makes broilers one of the most commonly cultivated livestock in Indonesia. However, the rapid growth rate causes broilers to be easily infected with pathogenic microorganisms in the digestive tract. Many of these problems are solved by giving feed additives in the form of antibiotics. Excessive use of antibiotics can lead to disruption of the balance of microorganisms in the digestive tract, antibiotic residues, and microorganism resistance in livestock products produced, causing consumer concern. Seeing this phenomenon, consumers tend to consume food products that are safe for consumption. One of the efforts made to avoid these problems is to provide alternative ingredients or processed products that have the same function, one of which is herbal medicine. Fermented herbs applied to broiler chickens are mahkota dewa, turmeric, garlic, and red ginger. This study aims to determine.
EFEK PEMBERIAN EKSTRAK DAUN JALOH (SALIX TETRASPERMA ROXB) DI DALAM AIR MINUM TERHADAP BERAT DAN PERSENTASE BEBERAPA ORGAN DALAM AYAM BROILER (Ikhsan Setiawan, 2015)
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI HERBAL FERMENTASI CAIR SEBAGAI IMBUHAN PAKAN TERHADAP BERAT DAN KUALITAS KARKAS AYAM BROILER (MUHAMMAD ADERA KANIA WARIS, 2024)
PENGGUNAAN BAWANG PUTIH, MAHKOTA DEWA, KUNYIT DAN JAHE MERAH SEBAGAI JAMU FERMENTASI TERHADAP PERFORMA AYAM BROILER. (Mahra, 2024)
PENGARUH PEMBERIAN AMPAS KEDELAI DAN BUNGKIL INTI SAWIT YANG DIFERMENTASI DENGAN ASPERGILLUS NIGER TERHADAP BAKTERI USUS BROILER (Vhodzan Adzima, 2017)
JUMLAH BAKTERI SALMONELLA SP PADA USUS AYAM BROILER YANG DI BERI EKSTRAK DAUN JALOH (SALIX TETRASPERMA ROXB) (MUHAMMAD YANDRA DHIAUL CHAIR LUBIS, 2021)