Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
RANCANG BANGUN APARATUS PENGERING HERBALRNSKALA LABORATORIUM DENGAN SUHU TERKENDALI
Pengarang
AL FATHIN ANUGRAH. A - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Hendri Syah - 197704052002121001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1805106010087
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pengeringan merupakan proses mengeluarkan sejumlah massa air pada suatu bahan
dengan cara menjemur suatu bahan ataupun menggunakan teknik pengeringan lainnya.
Umumnya, masyarakat melakukan proses pengeringan pada suatu bahan dengan cara
manual atau tradisional yaitu dengan cara menjemur bahan yang ingin dikeringkan di bawah
sinar matahari secara langsung. Pengeringan mempunyai banyak manfaat untuk suatu bahan
yang dikeringkan, diantaranya memperpanjang umur simpan suatu bahan, volume bahan
yang dikeringkan menjadi lebih kecil serta manfaat lainnya. Pada skala laboratorium
eksperimen pengeringan umumnya dilakukan dengan oven yang fungsinya sebagai alat
untuk mengukur kadar air bahan metode gravimetri. Perancangan aparatus pengering tipe
kabinet sebagai altenatif untuk mengembalikan fungsi oven sebagai alat untuk mengukur
kadar air bahan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun aparatus pengering
herbal skala laboratorium dengan suhu terkendali serta melakukan uji fungsional alat
Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu membuat gambar teknik aparatus
pengering yang akan dirancang, melakukan tahapan perancangan meliputi rancangan struktural,
rancangan fungsional, selanjutnya membuat sistem kendali suhu, pada penelitian ini dipilih sistem
kontrol PID (Proportional Integral and Derivative), selanjutnya adalah uji fungsional aparatus
pengering terdiri 3 pengujian yang meliputi d pengamatan terhadap fungsi heater dan kipas (fan),
uji fungsional sistem kendali suhu PID yang diamati adalah durasi respon sistem kendali dan akurasi
sistem kendali. Parameter pengeringan yang ditentukan pada uji fungsional ini adalah laju aliran
masa udara pengering.
Hasil penelitian menunjukkan aparatus pengering udara terkendali skala
laboratorium/kecil sudah berhasil dirancang bangun dimana heater dan kipas beroperasi
dengan baik begitu pula dengan sistem kontrol PID yang digunakan pada aparatus ini.
rancangan struktrural terhadap alat aparatus pengeringan skala laboratorium dapat
beroperasional dengan baik secara fungsional. Hasil rancangan fungsional alat aparatus
pengeringan berfungsi secara baik dan optimal pada suhu 50°C, 55°C dan 60°C.Pengering
aparatus mengalami kenaikan suhu yang efisien dan stabil dalam interval waktu 10
menit.Kecepatan udara yang dihasilkan pada aparatus pengering saat beroperasi sebesar 1,5
m/s pada suhu 50°C, 55°C dan 60°C dan kecepatan udara yang stabil disetiap suhunya. Laju
aliran massa pada suhu 50°C sebesar 0,1639 kg/s, suhu 55°C sebesar 0,1614 kg/s dan suhu
60°C sebesar 0,1590 kg/s. Hasil error pengendali suhu terbesar pada suhu 50° C dengan nilai
4,4% dan terkecil pada suhu 60°C dengan nilai 0,5%.
Drying is a process of removing a certain amount of water mass from a material, either by air drying or using other drying techniques. Typically, people dry materials manually or traditionally by exposing them directly to sunlight. Drying offers several benefits such as extending the shelf life of materials, reducing their volume, and other advantages. In laboratory-scale drying experiments, ovens are commonly used to measure the moisture content gravimetrically. Designing a cabinet-type drying apparatus serves as an alternative to ovens for measuring moisture content. The objective of this research is to design a laboratory-scale herbal drying apparatus with controlled temperature and to conduct functional testing. The research involves several stages: creating technical drawings of the drying apparatus, structural and functional design phases, developing a temperature control system—specifically utilizing PID (Proportional Integral and Derivative) control—and performing functional tests. These tests include observing the heater and fan functions, testing the PID temperature control system for response duration and accuracy, and evaluating the drying rate based on the air mass flow rate. The results indicate that the controlled air drying apparatus at the laboratory/small scale has been successfully designed and constructed. The heater and fan operate effectively, as does the PID control system implemented in the apparatus. The structural design of the laboratory-scale drying apparatus functions well. The functional design of the apparatus performs optimally at temperatures of 50°C, 55°C, and 60°C. The temperature of the drying apparatus efficiently and stably increases within a 10-minute interval. The air velocity produced during operation is 1.5 m/s at temperatures of 50°C, 55°C, and 60°C, remaining stable at each temperature. The mass flow rate at 50°C is 0.1639 kg/s, at 55°C is 0.1614 kg/s, and at 60°C is 0.1590 kg/s. The largest temperature control error occurs at 50°C, with a value of 4.4%, and the smallest at 60°C, with a value of 0.5%.
RANCANG BANGUN MESIN PENGERING PADI (RAHMAT HIDAYAT, 2019)
MODIFIKASI PENGERING EFEK RUMAH KACA (ERK) ATAP PARABOLIK UNTUK KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEAI L.) (REVI ALHAFIZ, 2022)
RANCANG BANGUN PENGERING TIPE TRAY DRYER DENGAN SUMBER PANAS HEATER (REZA S MALIK NST, 2018)
IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY PADA PENGERING BIJI KAKAO (MUHAMMAD KHALIS FIKRI, 2022)
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING SURYA UNTUK PEMBUATAN PLIEK U (Aldian Franata Cibro, 2016)