KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA SIMPLISIA JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DENGAN METODE …
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya proses pengeringan dalam menghasilkan simplisia jahe yang stabil, bermutu, dan memenuhi standar kualitas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri fitofarmaka, pangan, dan obat tradisional. Jahe segar memiliki kadar air yang tinggi sehingga rentan mengalami kerusakan, pertumbuhan mikroorganisme, serta penurunan kandungan senyawa bioaktif selama penyimpanan. Oleh karena itu, proses pengeringan diperlukan untuk menurunkan kadar air…
KAJIAN PENERAPAN PRETREATMENT ENZIMATIS PADA PELEPAH DAN TANDAN KOSONG KELAPA…
Meningkatnya kebutuhan akan sumber energi yang berkelanjutan mendorong
pemanfaatan biomassa lignoselulosa yang berasal dari limbah kelapa sawit, khususnya
pelepah dan tandan kosong kelapa sawit (TKKS), sebagai bahan baku bioetanol generasi
kedua. Kedua jenis limbah tersebut memiliki kandungan selulosa dan hemiselulosa yang
cukup tinggi sehingga berpotensi untuk dikonversi menjadi bioetanol. Namun, tingginya
kandungan lignin dalam biomassa menjadi kendala utama karena dapat menghambat aks…
KARAKTERISTIK PENGERINGAN DAUN MURBEI (MORUS ALBA L.)RNSEBAGAI BUBUK HERBAL
RINGKASAN
Daun murbei (Morus alba L.) yang memiliki kandungan metabolit sekunder dan bioaktif penting bagi kesehatan, salah satunya sebagai bahan teh herbal. Daun murbei diketahui memiliki manfaat dalam menurunkan gula darah, mengatasi batuk, hipertensi, serta bersifat antioksidan. Namun, pengolahan daun murbei menjadi produk herbal memerlukan proses pengeringan yang tepat, karena suhu pengeringan sangat mempengaruhi kadar air, warna, serta kualitas senyawa bioaktif. Oleh karena itu, pe…