Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA SIMPLISIA JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DENGAN METODE …

SULTHAN KHAIRULLAH

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya proses pengeringan dalam menghasilkan simplisia jahe yang stabil, bermutu, dan memenuhi standar kualitas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri fitofarmaka, pangan, dan obat tradisional. Jahe segar memiliki kadar air yang tinggi sehingga rentan mengalami kerusakan, pertumbuhan mikroorganisme, serta penurunan kandungan senyawa bioaktif selama penyimpanan. Oleh karena itu, proses pengeringan diperlukan untuk menurunkan kadar air…

EFISIENSI TERMAL ALAT PENGERING TEROWONGAN TENAGA HYBRID TIPE HOHENHEIM ACEH …

Hidayatul Adriyani

Pengeringan pisang awak masih banyak dilakukan secara tradisional dengan memanfaatkan panas matahari langsung, sehingga proses pengeringan sangat bergantung pada kondisi cuaca, membutuhkan waktu relatif lama, serta suhu pengeringan kurang stabil. Salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas pengeringan adalah penggunaan alat pengering tipe rumah pengering berbasis energi surya yang dilengkapi sumber panas tambahan berupa gas sebagai penstabil suhu.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluas…

KARAKTERISTIK PENGERINGAN IRISAN SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) MENGGUNAKAN PENGE…

PASKAH LINA BONAULI DAMANIK

Sukun (Artocarpus altilis) merupakan tanaman pangan tropis yang berpotensi sebagai bahan pangan alternatif dan pengganti tepung terigu bebas gluten. Pengolahan sukun menjadi tepung memerlukan proses pengeringan, namun metode konvensional memiliki kelemahan, seperti bergantung pada kondisi cuaca, membutuhkan waktu yang lama, serta berisiko menyebabkan kontaminasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik proses pengeringan irisan sukun menggunakan pengering surya kabinet …

ANALISIS KINERJA KOLEKTOR SURYA TIPE PARABOLIK YANG TERINTEGRASI DENGAN MEDIA…

RANI

The research results indicate that the total daily radiation was 13.4418 MJ/m² on the first day and 19.9722 MJ/m² on the second day. The average solar irradiation was 461 W/m² on the first day, increasing to 666 W/m² on the second day. The standard deviation was 315.24 W/m² on the first day and 217.85 W/m² on the second day. Asphalt was used as the heat storage medium, with the average tube wall temperature ranging from 40.7°C to 47.9°C. Energy calculations show that the total useful …

PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN PANEN BUAH KELAPA DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP K…

ZAKIA BALQIS

Ampas kelapa pada saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal, seperti yang ditunjukkan oleh kebiasaan masyarakat yang langsung membuang ampas kelapa atau hanya memanfaatkannya sebagai makanan ternak. Padahal, ampas kelapa memiliki gizi yang cukup tinggi. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah sebagai tepung ampas kelapa, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena kandungan seratnya yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF). Penelitia…

KAJIAN PENGGUNAAN BEBERAPA JENIS KATALIS PADA PROSESRNPRODUKSI BIOLUBRICANT B…

MUHAMMAD FREYZA IDMAL PRAMUDJA

Kebutuhan terhadap pelumas ramah lingkungan semakin meningkat seiring meningkatnya kesadaran terhadap dampak pencemaran lingkungan akibat penggunaan pelumas berbasis minyak bumi. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah biolubricant berbasis bahan baku nabati dan limbah minyak seperti crude palm oil off grade dan minyak jelantah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas penggunaan katalis asam sulfat dan kalsium karbonat dengan variasi konsentrasi dalam prose…

KAJIAN PENERAPAN PRETREATMENT ENZIMATIS PADA PELEPAH DAN TANDAN KOSONG KELAPA…

FARHAN KHAIRY

Meningkatnya kebutuhan akan sumber energi yang berkelanjutan mendorong pemanfaatan biomassa lignoselulosa yang berasal dari limbah kelapa sawit, khususnya pelepah dan tandan kosong kelapa sawit (TKKS), sebagai bahan baku bioetanol generasi kedua. Kedua jenis limbah tersebut memiliki kandungan selulosa dan hemiselulosa yang cukup tinggi sehingga berpotensi untuk dikonversi menjadi bioetanol. Namun, tingginya kandungan lignin dalam biomassa menjadi kendala utama karena dapat menghambat aks…

KARAKTERISTIK FISIK TEPUNG SUKUN MENGGUNAKAN PENGERING ALAMI DAN PENGERING EF…

Teuku Anugrah Rahmatillah

Sukun merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang banyak tumbuh di daerah tropis dan memiliki kandungan karbohidrat, namun pemanfaatanya masih terbatas karena mudah mengalami kerusakan pascapanen. Pengolahan sukun menjadi tepung merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah, memperpanjang masa simpan, mendukung pangan lokal sebagai pengganti tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik tepung sukun yang digunakan menggunakan metode penger…

KAJIAN PENGERINGAN KERUPUK KULIT SAPI DENGAN METODE KONVENSIONAL DAN ALAT PEN…

AULIA ANDRIANI

Kerupuk kulit sapi merupakan produk pangan tradisional bernilai ekonomi tinggi yang proses pengeringannya sangat menentukan mutu akhir produk. Pengeringan yang umum dilakukan secara konvensional melalui penjemuran terbuka memiliki berbagai kelemahan, seperti ketergantungan terhadap cuaca, waktu pengeringan yang lama, serta risiko kontaminasi yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif teknologi pengeringan yang lebih efektif dan bersih, misalnya dengan penggunaan Alat Pengering Terowo…

KARAKTERISTIK PENGERINGAN DAUN MURBEI (MORUS ALBA L.)RNSEBAGAI BUBUK HERBAL

WAHYU SYAHPUTRA

RINGKASAN Daun murbei (Morus alba L.) yang memiliki kandungan metabolit sekunder dan bioaktif penting bagi kesehatan, salah satunya sebagai bahan teh herbal. Daun murbei diketahui memiliki manfaat dalam menurunkan gula darah, mengatasi batuk, hipertensi, serta bersifat antioksidan. Namun, pengolahan daun murbei menjadi produk herbal memerlukan proses pengeringan yang tepat, karena suhu pengeringan sangat mempengaruhi kadar air, warna, serta kualitas senyawa bioaktif. Oleh karena itu, pe…




    SERVICES DESK