EKSPLORASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI BERDASARKAN SENYAWA TERPEN/TERPENOID TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS SERTA PEMANFAATANNYA PADA HANDBODY LOTION | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EKSPLORASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI BERDASARKAN SENYAWA TERPEN/TERPENOID TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS SERTA PEMANFAATANNYA PADA HANDBODY LOTION


Pengarang

Syarifah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yuliani Aisyah - 197307151999032001 - Dosen Pembimbing I
Irfan - 196706011991021001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2005105010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Minyak atsiri yang mengandung komponen kimia kompleks memiliki aktivitas
antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis yang
sering menginfeksi kulit manusia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining aktivitas
antibakteri dari 12 minyak atsiri terhadap kedua bakteri tersebut dan menentukan konsentrasi
hambat minimum dari 4 minyak atsiri yang kuat untuk diaplikasikan dalam pembuatan hand
body lotion. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok
(RAK) non faktorial, dengan faktor yang diteliti adalah jenis minyak atsiri yang ditambahkan
pada formula hand body lotion. Analisis yang dilakukan adalah uji organoleptik (hedonik)
aroma. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi minimum 4 minyak atsiri yang mampu
menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis
adalah minyak atsiri ketumbar, clary sage, kaffir lime, dan kenanga yaitu pada konsentrasi 1%.
Hasil uji hedonik aroma handbody lotion dengan penambahan minyak atsiri menunjukkan
berkorelasi dengan kemampuan antibakteri minyak atsiri. Panelis lebih menyukai aroma
handbody lotion dengan penambahan minyak kenanga dan minyak ketumbar, dimana kedua
minyak atsiri ini memiliki diameter zona hambat lebih tinggi dibandingkan minyak atsiri
lainnya.
Kata kunci: minyak atsiri, senyawa, antibakteri, komposisi kimia

Essential oils containing complex chemical components have antibacterial activity against Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis bacteria which often infect human skin. This study aims to screen the antibacterial activity of 12 essential oils against these two bacteria and determine the minimum inhibitory concentration of 4 strong essential oils for application in making hand body lotion. The design used in this research was a non-factorial Randomized Block Design (RAK), with the factor studied being the type of essential oil added to the hand body lotion formula. The analysis carried out was an organoleptic (hedonic) aroma test. The research results showed that the minimum concentration of 4 essential oils that were able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis bacteria were coriander, clary sage, kaffir lime and ylang ylang essential oils, namely at a concentration of 1%. The hedonic test results of the aroma of handbody lotion with the addition of essential oils show a correlation with the antibacterial ability of essential oils. Panelists preferred the aroma of handbody lotion with the addition of ylang-ylang oil and coriander oil, where these two essential oils have a higher inhibitory zone diameter than other essential oils. Keywors: essential oils, compounds, antibacterial, chemical composition

Citation



    SERVICES DESK