STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN JENIS TANAMAN OBAT-OBATAN DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN JENIS TANAMAN OBAT-OBATAN DI KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

NADIA PHONNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Nurmaliah - 196103171986032001 - Dosen Pembimbing I
Wiwit Artika - 198206102009122006 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1706103010045

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Penerbit

Banda Aceh : ., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

581.63

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nadia Phonna. (2024). Studi Etnobotani Pemanfaatan Jenis Tanaman Obat-Obatan di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. [Skripsi. Departemen Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala]. Dibawah Bimbingan Pembimbing Dr. Cut Nurmaliah, M.Pd., dan Dr. Wiwit Artika, S.Si., M.Ed.

Obat-obatan tradisional dari tumbuh-tumbuhan telah dimanfaatan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Tumbuhan-tumbuhan biasanya dimanfaatkan langsung oleh masyarakat menjadi obat tradisional dalam bentuk ekstrak maupun diolah terlebih dahulu. Bagian-bagian yang biasa dijadikan obat-obatan tergantung dari tumbuhan yang digunakan. Pemanfaatan tumbuhan obat-obatan tidak lagi hanya terbatas pada jenis-jenis tertentu yang biasa ditemui di daerah endemik, melainkan pemanfaatannya semakin luas dengan adanya jenis-jenis tumbuhan obat-obatan dari wilayah lain yang ditanam masyarakat di pekarangan rumah masing-masing. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan tumbuhan obat oleh suku berbeda. Perbedaan tingkat pemanfaatan tumbuhan obat juga perlu diketahui pada masyarakat yang memiliki tingkat penghasilan dan pendidikan yang berbeda. Selain itu untuk mengetahui darimana masyarakat memperoleh tanaman obat-obatan dan cara pengolahannya. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat alternatif oleh masyarakat. Data yang didapatkan akan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan analisis univariat. Hasil penelitian ditemukan 47 spesies tanaman yang digunakan masyarakat sebagai tanaman obat-obatan yang berasal dari 27 familia dari wawancara 15 responden masyarakat yang berasal dari 6 gampong. Suku Aceh, Gayo dan Batak mempunyai kesamaan dalam memanfaatkan beberapa jenis tanaman obat-obatan, sementara suku Jawa mempunyai kecenderungan memanfaatkan rimpang-rimpangan sebagai bahan obat-obatan. Tingkat Pendidikan dan penghasilan tidak menunjukkan berbedaan yang signifikan dalam pemanfaatan tanaman sebagai obat-obatan. Bagian tanaman yang paling dominan digunakan adalah daun. Sumber utama tanaman obat yang dimanfaatkan oleh responden sebagai obat herbal yaitu dari pekarangan rumah dan sekitar rumah, bumbu dapur juga menjadi sumber yang signifikan sebagai tanaman.

Kata kunci: Etnobotani, Tanaman Obat, Suku, Pendidikan, Penghasilan.

Nadia Phonna. (2024). Ethnobotanical Study of Using Species of Medicinal Plants in Darul Imarah District, Aceh Besar Regency. [Script. Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University]. Under direction of Dr. Cut Nurmaliah, M.Pd., and Dr. Wiwit Artika, S.Si., M.Ed. Traditional medicines from plants have been used by Indonesian society in general. Plants are usually used directly by the community to make traditional medicine into extracts or processed. The parts that are usually used as medicine depend on the plant used. The use of medicinal plants is no longer limited to certain types commonly found in endemic areas, but the use is becoming wider with the presence of types of medicinal plants from other areas that people plant in their own yards. The aims of this research are to find out how medicinal plants used by different tribes. It is also necessary to know the differences in levels of use of medicinal plants in communities with different levels of income and education. Furthermore, to find out where people get medicinal plants and how they are processed. This research uses observation and interview methods to obtain information about the types of plants used as alternative medicine by the community. The data obtained will be analyzed using qualitative descriptive methods and univariate analysis. The results of the research found 47 plant species used by the community as medicinal plants originating from 27 families from interviews with 15 community respondents The Acehnese, Gayo and Batak tribes have similarities in using several types of medicinal plants, while the Javanese have a tendency to use rhizomes as medicinal ingredients. Education level and income do not show significant differences in the use of plants as medicines. The most dominant part of the plant used is the leaves. The main source of medicinal plants used by respondents as herbal medicine is from the yard and around the house, kitchen spices are also a significant source of plants. Key words: Ethnobotany, Medicinal Plants, Tribe, Education, Income.

Citation



    SERVICES DESK