KALIBRASI PANTULAN SINAR NEAR INFRARED (NIR) UNTUK PENDUGAAN MUTU BERAS SECARA NON DESTRUKTIF DENGAN MENGGUNAKAN METODE STEPWISE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KALIBRASI PANTULAN SINAR NEAR INFRARED (NIR) UNTUK PENDUGAAN MUTU BERAS SECARA NON DESTRUKTIF DENGAN MENGGUNAKAN METODE STEPWISE


Pengarang

Husnizar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0151610032

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005

Bahasa

Indonesia

No Classification

633.18

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Beras (Oryza Sativa L.) merupakan salah satu jenis serealia yang sangat penting, karena beras merupakan sumber terpenting pangan bagi manusia dan menjadi makanan pokok di sebagian besar negara. Beras menyediakan sekitar 21% dari total kalori pangan bagi penduduk dunia, terutama penduduk asia termasuk indonesia. Diperkjrakan beras menyumbang 60 - 80% kalori dan 45 - 55% protein dalam umur rata-rata masyarakat indonesia (Damardjati,1988).
Umumnya untuk mengetahui komposisi kadar air, karbohidrat dan protein dilakukan dengan cara analisis kimia, namun hal tersebut cukup rumit, memerlukan tenaga intensif dan waktu yang lama. Teknologi NIR (Near Infrared) memungkinkan pengukuran secara cepat dan akurat tanpa membutuhkan bahan-bahan kimia dan tidak
menimbulkan polusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menduga kandungan kadar air, karbohidrat dan protein pada beras dengan menggunakan teknologi NIR.
Spektrum NIR antara 700 -2500 nm (Dryden. 2003). Pada kisaran panjang gelombang tersebut terjadi penyerapan cahaya (photon) yang besar oleh molekul-molekul CH, OH, CN atau NH Radiasi naer infrared yang dipantulkan dari sampel dapat digunakan untuk memprediksi karakteristik sampel. dimana data yang diperoleh
dimasukkan dalam perhitungan kalibrasi. Jumlah dari radiasi pantulan sampel dijadikan sebagai data reflektan (R) dan absorban (A) dari sampel. Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah beras (Oryza Sativa L.) yang diperoleh dari Balai Riset dan Standarisasi lndag, Banda Aceh, NAD. Beras yang digunakan adalah beras dengan varietas lokal Cianjur dengan tingkat kadar air 11 -15%, karbohidrat 74 -77% dan protein 7- 8%. Alat yang digunakan`pada penelitian ini seperangkat komputer PC pentium IV dan software minited V.11. Sedangkan data skunder merupakan data reflektan spectrum pantulan near infrared diambil dari penelitian Kusumaningtyas (2004). Data primer merupakan pengukuran kadar air, karbohidrat dan protein djlakukan uji kimia laboratorium.
Sebanyak 15 sampel digunakan untuk proses kalibrasi. Metode kalibrasi yang digunakan adalah metode stepwise dari regresi berganda. Kisaran panjang gelombang untuk pendugaan kadar air, karbohidrat dan protein beras antara 900 - 1995 nm dengan interval 5 nm.
Secara keseluruhan pendugaan kadar air, karbohidrat dan protein butir beras dengan menggunakan data reflektan dan absorban menunjukkan hasil yang baik. Hal ini bisa dilihat dari nilai R2 seluruh unsur kimia tersebut baik data reflektan maupun absorban menunjukkan nilai yang lebih besar dari 0.95. Nilai SE ketiga unsur kimia tersebut baik data reflektan maupun absorban cukup rendah yaitu antara 0.009 -0.3%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK