Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HASIL TANGKAPAN DAN SEBARAN DAERAH PENANGKAPAN RAWAI HIU YANG BERBASIS DI PPI UJUNG SERANGGA, ACEH BARAT DAYA
Pengarang
ROSI DWI OKTA SARI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Alvi Rahmah - 198805082015042002 - Dosen Pembimbing I
Ratna Mutia Aprilla - 198804222019032016 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2011103010082
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Daerah penangkapan rawai hiu yang cenderung semakin jauh, mengakibatkan
banyaknya kerugian bagi nelayan dan seringnya hiu tertangkap dengan ukuran yang
belum mencapai dewasa dan juga beberapa kali nelayan hanya berhasil menangkap
satu individu hiu per jenisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
komposisi hasil tangkapan rawai hiu yang di daratkan di PPI Ujung Serangga dan
untuk mengetahui sebaran daerah penangkapan rawai hiu yang di daratkan di PPI
Ujung Serangga. Penelitian ini dilakukan selama bulan Maret sampai dengan April
2024 bertempat di PPI Ujong Serangga, Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh,
Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode penelitian yang digunakan ialah metode
deskriptif yang bersifat survei dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Hasil tangkapan hiu terbanyak ialah pada perairan Mentawai terdiri dari Pulau Siberut
dan Pulau Pagai. Selama bulan penelitian hiu yang di daratkan di PPI Ujung Serangga
berjumlah 296 individu dengan total spesies adalah 8 spesies. Hiu yang mendominansi
selama penelitian adalah hiu lanjaman (Carcharhinus falciformis) sebanyak 147
individu dengan persentase (49,66%) dan spesies hiu ekor bintik (Carcharhinus
sorrah) sebanyak 82 individu dengan persentase (27,70%). Spesies hiu yang paling
sedikit tertangkap ialah hiu martil besar (Sphyrna mokkaran) sebanyak 1 individu
(0,34%), hiu harimau (Galeocerdo cuvier) sebanyak 1 individu (0,34%), dan hiu
silvertip (Carcharhinus albimarginatus) sebanyak 1 individu (0,34%). Sebaran daerah
penangkapan rawai hiu yang didaratkan di PPI Ujung Serangga terdapat 9 lokasi
penangkapan yang terdiri dari Pulau Ujung Batu, Pulau Gunung Sitoli, Pulau Asu,
Pulau Siberut, Pulau Hinako, Pulau Bangkaru, Pulau Simuk, Pulau Pini dan Pulau
Pagai. Lokasi tersebut didapat dengan memperlihatkan google map kepada nelayan,
kemudian ditunjukkan lokasi berdasarkan daerah penangkapan.
Fishing areas using shark longline tend to move further, causing so much loss for fisherman, even several times catch smaller sharks only one of a species. The purpose of this research is to determine the distribution of shark longline fishing areas that landed in PPI Ujung Serangga and to determine the composition of shark longline catches landed at PPI Ujung Serangga. This research was done on 2024, March to April at PPI Ujong Serangga, Padang Baru Village, Susoh District, Southwest Aceh Regency. The research method used is a descriptive method that is survey and observation in nature. The results showed that the most shark catches were in Mentawai waters consisting of Siberut Island and Pagai Island. During the research month sharks landed at PPI Ujung Serangga totaled 296 individuals with a total of 8 species. The dominant shark during the study was the lanjaman shark (Carcharhinus falciformis) as many as 147 individuals with a percentage of (49.66%) and spotted tail shark species (Carcharhinus sorrah) as many as 82 individuals with a percentage of (27.70%). The least caught shark species were great hammerhead shark (Sphyrna mokkaran) with 1 individual (0.34%), tiger shark (Galeocerdo cuvier) with 1 individual (0.34%), and silvertip shark (Carcharhinus albimarginatus) with 1 individual (0.34%). The distribution of shark longline fisheries landed at Ujung Serangga IWT has 9 fishing locations consisting of Ujung Batu Island, Gunung Sitoli Island, Asu Island, Siberut Island, Hinako Island, Bangkaru Island, Simuk Island, Pini Island and Pagai Island. The location was obtained by showing a google map to the fishermen, then showing the location based on the fishing area.
KAJIAN HASIL TANGKAPAN IKAN DEMERSAL PADA ALAT TANGKAP RAWAI DASAR DI PPI UJUNG SERANGGA, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (HAFIZAH FAJRIANA, 2025)
ANALISIS KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN NELAYAN JARING INSANG DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJUNG SERANGGA KECAMATAN SUSOH, ACEH BARAT DAYA (ULFA FAZHILLAH, 2022)
KAJIAN HASIL TANGKAPAN HIU YANG DIDARATKAN DI PPI UJUNG SERANGGA, ACEH BARAT DAYA (Nur Zulurrahmi, 2025)
PRODUKTIVITAS DAN SUSEPTABILITAS SPESIES IKAN TONGKOL ABU-ABU (THUNNUS TONGGOL) YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJUNG SERANGGA, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Arum Maiya Makhfirah, 2019)
PENENTUAN DAERAH POTENSIAL PENANGKAPAN IKAN CAKALANG (KATSUWONUS PEMALIS) MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DI PERAIRAN JAYAPURA SELATAN KOTA JAYAPURA (Yulianti Elisabet Demena, 2017)