KAJIAN PEMBUATAN BAHAN KEMASAN EDIBLE DARI RUMPUT LAUT: PENGARUH JENIS RUMPUT LAUT DAN KONSENTRASI GLISEROL YANG DIGUNAKAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN PEMBUATAN BAHAN KEMASAN EDIBLE DARI RUMPUT LAUT: PENGARUH JENIS RUMPUT LAUT DAN KONSENTRASI GLISEROL YANG DIGUNAKAN


Pengarang

Rika Dwita Yanty - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9951511933

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Daerah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) merupakan salah satu daerah penghasil rumput laut di Indonesia. Jenis rumput laut yang dibudidayakan adalah jenis Eucheuma spinosum. Namun pengolahan rumput lautnya hanya terbatas pada pengeringan, pembuatan manisan dan minuman rumput laut segar (Dinas Perikanan NAD, 2004). Untuk itu perlu dilakukan diversifikasi pengolahan rumput laut. Salah satu usaha diversifikasi tersebut adalah pemanfaatan rumput laut menjadi bahan kemasan edible yang memiliki fungsi yang sama dengan
lembaran rumput laut setipis kertas yang di Jepang dikenal dengan istilah nori, yang dapat dikonsumsi langsung, dihidangkan dengan makanan lain.nya atau sebagai bahan kemasan edible, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti daun pisang dalam mengemas bahan pangan.
Penelitian tentang pembuatan bahan kemasan edible ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis rumput laut dan konsentrasi gliserol terhadap rendemen, karakteristik fisik dan kimia (ketebalan, kadar air, kadar abu dan uji kuat tarik) dan organoleptik (warna, aroma, te.kstur dan rasa) bahan kemasan edible yang dihasilkan.
Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah rumput laut kering jenis Eucheuma sp yaitu Eucheuma cottonii dan Eucheuma spinosum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial pola 2 X 4 dengan dua faktor, yaitu jenis rumput laut (E) yang terdiri atas 2taraf, yaitu : EI = Eucheuma cotttoni, dan E2 = Eucheuma spinosum dan konsentrasi gliserol (G) yang terdiri atas 4 taraf, yaitu Gl= 5 %, G2= 7 % , G3= 9 % dan G4= 11 % dari berat suspensi rumput taut yang digunakan. Parameter yang diarnati pada bahan kemasan edible terdiri dari penetapan rendemen, ketebalan, kadar air, kadar abu, uji kuat tarik (tensile strength test), dan uji organoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor jenis rumput laut berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap nilai organoleptik tekstur dan warna, berpengaruh nyata (PS0,05) terhadap ketebalan, dan berpengaruh tidak nyata (P20,05) terhadap rendemen, kadar air, kadar abu, kuat tarik, dan nilai organoleptik aroma dan rasa bahan _kemasan edible. Faktor konsentrasi penambahan gliserol berpengaruh sangat nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK