PERBEDAAN TINGKAT DISABILITAS PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI AKUPUNTUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN TINGKAT DISABILITAS PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI AKUPUNTUR


Pengarang

Suci Dwi Lestari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010077

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nyeri Punggung Bawah (NPB) adalah keluhan yang sering menyebabkan disabilitas fungsional, akupuntur merupakan salah satu Complementary Alternative Medicine (CAM) dalam mengobati NPB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat disabilitas pasien nyeri punggung bawah sebelum dan sesudah terapi akupuntur dibandingkan dengan kontrol farmakoterapi. Jenis penelitian ini kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest with control group. Teknik pengambilan data adalah wawancara pasien menggunakan Oswestry Disabilty Index kuesioner. Jumlah sampel 60 orang, dipilih berdasarkan purposive sampling. Sampel dibagi kedalam 2 kelompok; (1) Kelompok farmakoterapi-akupuntur (FA) yang diberikan farmakoterapi standar selama minimal 4 hari dan terapi akupuntur sebanyak 2 kali dengan interval 4 hingga 10 hari dibandingkan tingkat disabilitas sebelum-sesudah terapi akupuntur. (2) Kelompok farmakoterapi/kontrol (F) yang diberikan farmakoterapi standar selama minimal 4 hari dibandingkan skor disabilitas sebelum-sesudah farmakoterapi. Hasilnya antara kedua kelompok, menunjukkan adanya penurunan skor disabilitas. Kelompok FA terdapat perbedaan skor disabilitas rata-rata menurun 49,60 menjadi 37,00 (p=0.00), sama dengan kelompok F terdapat perbedaan skor disabilitas rata-rata menurun 55,27 menjadi 46,53 (p=0.00). Akan tetapi, penurunan skor disabilitas pasien nyeri punggung bawah pada kelompok FA (mean SD : 12,60 + 3,68) lebih tinggi dibandingkan kelompok F (mean SD : 8,73 + 3,98) dengan p value = 0,00 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK