INVESTIGATING REASONS, OBSTACLES, AND EFFORTS OF PEDICAB DRIVERS AND VENDORS IN COMMUNICATING WITH FOREIGN TOURISTS (A QUALITATIVE STUDY AT TSUNAMI MUSEUM & ULEE LHEUE PORT IN BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

INVESTIGATING REASONS, OBSTACLES, AND EFFORTS OF PEDICAB DRIVERS AND VENDORS IN COMMUNICATING WITH FOREIGN TOURISTS (A QUALITATIVE STUDY AT TSUNAMI MUSEUM & ULEE LHEUE PORT IN BANDA ACEH)


Pengarang

Dosen Pembimbing

Dian Fajrina - 198012062005012002 - Dosen Pembimbing I
Diana - 197910012006042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1906102020076

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S1) / PDDIKTI : 88203

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Bahasa Inggris., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bahasa Inggris menjadi sangat penting di era globalisasi saat ini, khususnya di bidang pekerjaan di dunia pariwisata yang selalu berhubungan dengan bule. Berkomunikasi dengan orang asing merupakan hal yang biasa dilakukan sehari-hari oleh orang-orang yang bekerja di bidang ini. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab tiga pertanyaan penelitian, yaitu untuk mengetahui alasan, hambatan dan upaya yang dilakukan oleh tukang becak dan pedagang ketika berkomunikasi dengan wisatawan bule di Museum Tsunami dan Pelabuhan Ulee Lheue. Metode deskriptif kualitatif dipakai untuk menetapkan hasil penelitian. Untuk mengumpulkan data, peneliti melakukan wawancara dengan responden. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan metode Analisis Tematik. Delapan partisipan dipilih, termasuk empat tukang becak dan empat pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan paling umum dari para responden untuk menggunakan bahasa Inggris ketika berkomunikasi dengan bule adalah untuk mengakomodasi bule dengan layanan becak dan produk mereka. Hambatan utama yang dihadapi para responden adalah kecepatan dan logat dari para bule. Para responden tidak dapat memahami bahasa Inggris yang diucapkan oleh bule karena cepatnya mereka berbicara. Meskipun banyak kendala yang dihadapi, responden tetap menunjukkan upaya mereka untuk dapat berkomunikasi dengan bule, seperti membuat catatan dan menghafalnya. Sebagian besar tukang becak dan pedagang di Banda Aceh masih kurang mengenyam pendidikan formal mengenai bahasa Inggris, sehingga kemampuan bahasa Inggris mereka tidak berada pada tingkatan yang lebih tinggi.

English is crucial in the current era of globalization, specifically in the field of work in the realm of tourism that is constantly dealing with foreigners. Communicating with foreigners is an everyday occurrence for people working in this field. This study is intended to answer three research questions, which is to find out the reasons, obstacles and efforts made by pedicab drivers and vendors when communicating with foreign tourists at Tsunami Museum and Ulee Lheue Port. Qualitative descriptive methods were used to establish the results of the research. To collect data, the researcher interviewed the respondents. The collected data were analyzed using the Thematic Analysis method. Eight participants were chosen, including four pedicab drivers and four vendors. The result shows that the most common reasons of the respondents to use English when communicating with foreigners is to accommodate foreigners with their pedicab services and their products. The major obstacles the respondents faced are the speed and accents of the foreigners. The respondents could not understand the English spoken by the foreigners due to their quick pace. Despite many obstacles faced, respondents still show their efforts to be able to communicate with foreigners, such as taking notes and memorize it. Most pedicab drivers and vendors in Banda Aceh are still lacking of formal education about English language, so their English language is not in the higher level.

Citation



    SERVICES DESK