EVALUASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINAL ABIDIN, RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK (RSIA) DAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA (RSUDM) BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

EVALUASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINAL ABIDIN, RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK (RSIA) DAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA (RSUDM) BANDA ACEH


Pengarang

Cut Mutiawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mariana - 196707151993032003 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2109200300007

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Lingkungan (S2) / PDDIKTI : 95101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Pengelolaan Lingkungan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pelaku aktivitas rumah sakit yang paling dominan beresiko terjadi kecelakaan keselamatan kerja adalah para karyawan rumah sakit seperti dokter, perawat, cleaning service, pasien dan pengunjung. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3) di tiga rumah sakit di Banda Aceh: Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainal Abidin (RSUDZA), Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa (RSUDM) dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Metode penelitian menggunakan pendekatan mix method dengan data kuantitatif dan kualitatif. Evaluasi dilakukan berdasarkan Permenkes No 66 Tahun 2016 dengan analisis menggunakan metode skala likert poin 1-5 melalui Statistical Program for Social Sciences (SPSS) versi 26. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat efektivitas penerapan SMK3 baik dan sangat baik di ketiga rumah sakit. Namun, ada faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan SMK3, diantaranya kurangnya anggaran K3, kecelakaan kerja, dan kurangnya ketegasan kebijakan K3 dari manajemen rumah sakit. Rekomendasi perbaikan di RSUDZA adalah: 1) Penetapan Struktur Organisasi untuk memastikan kecukupan personil K3 yang tetap, 2) Kelengkapan pemasangan rambu-rambu K3 sebagai sub indikator dukungan dana, sarana, dan prasarana, 3) Penyesuaian jumlah petugas keamanan dengan kebutuhan luasan dan fungsi bangunan. Di RSIA, perbaikan diperlukan pada: 1) Penetapan Struktur Organisasi K3 agar tidak merangkap jabatan, 2) Perbaikan dukungan dana, sarana, dan prasarana, 3) Penataan prasarana K3 agar tidak menyebabkan ruangan rumah sakit menjadi sempit, 4) Ceklist inspeksi alat medis untuk mencegah kecelakaan, 5) Pelaksanaan audit dan pembuatan laporan SMK3 oleh tim K3. RSUDM membutuhkan perbaikan : 1) Pengelolaan limbah padat yang tertimbun, 2) Peningkatan pengamanan di UGD dengan penambahan petugas keamanan. Perbaikan ini akan menjadi langkah kunci dalam meningkatkan efektivitas penerapan SMK3 di masing-masing rumah sakit.

Kata Kunci: rumah sakit, evaluasi, K3, lingkungan, SPSS.

Hospital employees, including doctors, nurses, cleaning services, patients, and visitors, are the most dominant actors at risk of workplace accidents in hospitals. This research aims to evaluate the implementation of the Occupational Health and Safety Management System (SMK3) in three hospitals in Banda Aceh: Zainal Abidin Regional General Hospital (RSUDZA), Meuraxa Regional General Hospital (RSUDM), and Mother and Child Hospital (RSIA). The research method employs a mixed-method approach with both quantitative and qualitative data. Evaluation is conducted based on Minister of Health Regulation No. 66 of 2016, analyzed using the Likert scale method through Statistical Program for Social Sciences (SPSS) version 26. The evaluation results show a good to very good level of effectiveness in implementing SMK3 in all three hospitals. However, factors affecting the effectiveness include insufficient K3 budget, workplace accidents, and a lack of firm K3 policy from hospital management. Recommendations for improvement in RSUDZA include: 1) Establishing the organizational structure to ensure an adequate and permanent K3 personnel, 2) Completing the installation of K3 signs as a sub-indicator for financial, facilities, and infrastructure support, 3) Adjusting the number of security personnel according to the building's size and functions. In RSIA, improvements are needed in: 1) Establishing the K3 organizational structure to avoid overlapping duties, 2) Improving financial, facilities, and infrastructure support, 3) Arranging K3 infrastructure to prevent overcrowding in hospital rooms, 4) Implementing a checklist inspection of medical equipment to prevent accidents, 5) Conducting audits and creating SMK3 reports by the K3 team. RSUDM requires improvements in: 1) Managing accumulated solid waste, 2) Enhancing security in the Emergency Unit (UGD) by adding security personnel. These improvements are essential steps in enhancing the effectiveness of SMK3 implementation in each hospital. Keywords: hospital, evaluation, occupational health and safety, environment, SPSS.

Citation



    SERVICES DESK