ANALISIS POLA REKRUTMENT PEREMPUAN DALAM PARTAI ACEH KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2019 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS POLA REKRUTMENT PEREMPUAN DALAM PARTAI ACEH KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2019


Pengarang

Lestari Handayani Aulia - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ardiansyah - 199013012016041101 - Dosen Pembimbing I
Maghfira Faraidiany - 199402262022032017 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1910103010037

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

324.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini membahas mengenai pola rekrutmen calon anggota legislatif perempuan yang dilakukan oleh Partai Aceh Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menjelaskan sistem dan mekanisme rekrutmen dan penyebab tidak adanya anggota legislatif perempuan di DPRK Aceh Besar. Pada pemilu 2019 masih belum memperlihatkan hasil yang signifikan terhadap keterwakilan perempuan di legislatif, meskipun terdapat kebijakan pemerintah yang mewajibkan partai politik harus menyertakan minimal sebesar 30% caleg perempuan dalam pencalonan legislatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui analisis deskriptif untuk menggambarkan sistem dan mekanisme pola rekrutmen yang dilakukan oleh Partai Aceh Kabupaten Aceh Besar dalam merekrut caleg-calegnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara sebagai data primer dan studi kepustakaan sebagai data sekunder. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori feminis Liberal Naomi Wolf dan teori rekrutmen politik Nazaruddin Syamsudin. Penelitian ini membuktikan bahwa pola rekrutmen calon anggota legislative perempuan yang dilakukan oleh Partai Aceh Kabupaten Aceh Besar bersifat tertutup, yang mengutamakan kader-kadernya sebagai internal partai, dan masih menggunakan sistem kekerabatan yang mempunyai hubungan baik dengan para elit partai. Penyebab tidak adanya caleg perempuan dari Partai Aceh disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: terdapat kendala-kendala politik yang dialami oleh perempuan, adanya peraturan hukum yang masih kurang berpihak kepada perempuan, persaingan ketat di dalam partai, budaya patriarki yang masih mengakar kuat pada Partai Aceh yang hanya menfokuskan pada perolehan suara agar bisa memimpin di parlemen, serta masih lemahnya modal sosial yang dibangun oleh calon anggota legislatif perempuan di masyarakat.

Kata Kunci: Partai Aceh, Rekrutmen Perempuan, Keterwakilan Perempuan

This research discusses the recruitment pattern of female legislative candidates carried out by the Aceh Party in Aceh Besar Regency. This research explains the recruitment system and mechanism and the causes of the absence of female legislative members in the Aceh Besar DPRK. The 2019 election still did not show significant results regarding women's representation in the legislature, even though there is a government policy that requires political parties to include a minimum of 30% of female legislative candidates in legislative nominations. This research uses qualitative methods through descriptive analysis to describe the system and mechanism of recruitment patterns carried out by the Aceh Party of Aceh Besar Regency in recruiting its legislative candidates. The data collection technique used was interviews as primary data and literature study as secondary data. The theories used in this research are Naomi Wolf's liberal feminist theory and Nazaruddin Syamsudin's political recruitment theory. This research proves that the recruitment pattern for female legislative candidates carried out by the Aceh Party in Aceh Besar Regency is closed, prioritizing its cadres as internal to the party, and still using a kinship system that has good relations with party elites. The reason for the absence of female legislative candidates from the Aceh Party is due to several factors, namely: there are political obstacles experienced by women, the existence of legal regulations that are still not in favor of women, tight competition within the party, a patriarchal culture that is still deeply rooted in the Aceh Party which only focuses on gaining votes so that they can lead in parliament, and the still weak social capital built by female legislative candidates in society. Keywords: Aceh Party, Women's Recruitment, Women's Representation

Citation



    SERVICES DESK