Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
DISSERTATION
ANALISIS KINERJA DAN EFISIENSI ENERGI PADA JARINGAN KOMUNIKASI 6G
Pengarang
Hubbul Walidainy - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Yuwaldi Away - 196412061990021001 - Dosen Pembimbing I
Nasaruddin - 197404021999031003 - Dosen Pembimbing I
Ramzi Adriman - 197901302005011001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2009300060017
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Program Doktor Ilmu Teknik (S3) / PDDIKTI : 20003
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Doktor Ilmu Teknik Universitas Syiah Kuala., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perkembangan teknologi komunikasi nirkabel yang begitu pesat membuat dunia seperti dalam
genggaman. Tiada batasan waktu dan jarak yang menjadi penghalang. Seiring perubahan dan
perkembangan teknologi maka layanan yang diberikan meningkat dengan sangat pesat, mulai dari
layanan pengiriman teks hingga penstransferan data berupa video secara streaming dengan real
time. Perubahan generasi ini lebih menekankan pada data rate, lebar bandwidth yang dipergunakan
untuk transfer data, dan luas area cakupan. Penelitian tentang jaringan komunikasi nirkabel
generasi keenam telah dimulai saat ini, akan diaplikasikan setelah tahun 2030. Sejumlah skenario
komunikasi baru di jaringan masa depan diprediksi akan muncul, yang mencakup panggilan
holografik, mengemudi jarak jauh, dan internet taktil. Lebih jauh, diperkirakan bahwa tingkat
keandalan yang sama dengan komunikasi kabel akan ditawarkan untuk komunikasi nirkabel pada
masa mendatang. Permasalahan yang menjadi perhatian utama pada penelitian ini adalah
penggunaan kanal pada jaringan komunikasi 6G, metrik yang mempengaruhi kinerja jaringan
komunikasi 6G, dan tingkat efisiensi energi pada sistem jaringan komunikasi 6G. Tujuan yang
hendak dicapai melalui penelitian ini adalah menghasilkan model kanal komunikasi untuk jaringan
komunikasi 6G, menganalisis kinerja jaringan komunikasi 6G dengan mempertimbangkan metrik
delay, pathloss, dan daya terima, serta menganalisis efisiensi energi pada jaringan komunikasi 6G
berdasarkan model kanal usulan. Metode yang dipakai yaitu melakukan simulasi berdasarkan
model kanal empiris. Hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: a) Hasil simulasi yang diperoleh
untuk frekuensi kerja 90 GHz pada kondisi LOS adalah redaman yang relatif tinggi untuk yang
disebabkan oleh curah hujan dan path loss yang tinggi di Banda Aceh, sehingga kinerja sistem
tidak akan optimal. b) Pada frekuensi kerja 95 GHz diperoleh spektrum daya omnidirectional PDP,
daya yang diterima dan pathloss lebih baik pada kondisi LOS. Namun delay propagasi pada
kondisi NLOS lebih baik dibandingkan dengan LOS. Sedangkan directional PDP, daya terima,
pathloss, dan delay propagasi menunjukkan hasil yang lebih baik pada kondisi LOS. c) Pada
frekuensi operasi 100 GHz dan 300 GHz, di bawah kondisi hujan yang parah, menunjukkan bahwa
redaman hujan meningkat secara signifikan dengan bertambahnya jarak UE. Sedangkan untuk
daya yang diterima dari kedua pemancar termasuk dalam kisaran yang dapat diterima. d) Semakin
banyak jumlah elemen IRS yang digunakan maka hasil AR akan lebih optimum, dan EE yang
semakin baik. Secara umum sistem komunikasi 6G memungkinkan untuk diimplementasikan di
kota Banda Aceh, namun masih perlu kajian yang lebih komprehensif di masa mendatang.
The rapid development of wireless communication technology has made the world feel like it is deep grip. There are no time or distance limitations that become obstacles. As changes and With technological developments, the services provided have increased very rapidly, starting from text sending services to data transfer in the form of video streaming in real time. This generational change places more emphasis on data rate, wide bandwidth used for data transfer, and wide coverage area. Research on sixth generation wireless communication networks has begun now, to be applied after 2030. A number of new communication scenarios in future networks are predicted to emerge, which include calls holographic, remote driving and tactile internet. Furthermore, it is estimated that the level The same reliability as wired communications will be offered for wireless communications in the future. The problems that are of primary concern in this research are the use of channels in the 6G communication network, metrics that influence the performance of the 6G communication network, and the level of energy efficiency in the 6G communication network system. The goal What this research aims to achieve is to produce a communication channel model for the 6G communication network, analyze the performance of the 6G communication network by considering delay, pathloss and reception power metrics, and analyze the energy efficiency of the 6G communication network based on the proposed channel model. The method used is to carry out simulations based on empirical channel models. The results obtained are as follows: a) The simulation results obtained for a working frequency of 90 GHz in LOS conditions are relatively high attenuation for the caused by high rainfall and path loss in Banda Aceh, so system performance will not be optimal. b) At a working frequency of 95 GHz, the PDP omnidirectional power spectrum is obtained, the received power and pathloss are better in LOS conditions. However, the propagation delay in NLOS conditions is better than in LOS. Meanwhile, directional PDP, received power, pathloss, and propagation delay show better results in LOS conditions. c) At operating frequencies of 100 GHz and 300 GHz, under severe rain conditions, it shows that rain attenuation increases significantly with increasing UE distance. Whereas for the power received from both transmitters falls within the acceptable range. d) Increasingly The greater the number of IRS elements used, the AR results will be more optimal, and the EE will be better. In general, the 6G communication system is possible to be implemented in Banda Aceh city, but still needs a more comprehensive study in the future.
ANALISIS EFISIENSI ENERGI WIRELESS LAN BERBASIS CLUSTERING UNTUK LINGKUNGAN FREE SPACE DAN MULTIPATH (Rina Elvida, 2018)
ANALISIS EFISIENSI ENERGI UNTUK TRANSMISI VIDEO DAN DATA PADA SISTEM KOMUNIKASI KOOPERATIF (Ahmad Soleh Rangkuti, 2014)
EFISIENSI ENERGI JARINGAN HYBRID KOOPERATIF DEVICE TO DEVICE PADA TEKNOLOGI 5G (MUHAMMAD RAUDHI AZMI, 2019)
PERBANDINGAN CAKUPAN DAN KINERJA SISTEM MIMO MMWAVE 5G PADA FREKUENSI 28 GHZ DAN 60 GHZ (MUHAMMAD FUADY, 2022)
PERBANDINGAN CAKUPAN DAN KINERJA SISTEM MIMO MMWAVE 5G PADA FREKUENSI 28 GHZ DAN 60 GHZ (MUHAMMAD FUADY, 2022)