ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL BERLENGAN EMPAT (STUDI KASUS SIMPANG BPKP, BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL BERLENGAN EMPAT (STUDI KASUS SIMPANG BPKP, BANDA ACEH)


Pengarang

Ruhdi Faisal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704101020033

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.794

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Simpang BPKP terletak di Kota Banda Aceh, simpang ini sebelumnya merupakan simpang berlengan tiga antara jalan T. P. Nyak Makam dengan jalan T. Iskandar. Setelah dibangunnya Jembatan Santan yang merupakan terusan jalan T. P. Nyak Makam menuju Desa Meunasah Manyang Aceh Besar, menyebabkan Simpang BPKP menjadi simpang berlengan empat. 0leh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja simpang berlengan empat yang diatur dengan sinyal lalu lintas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kamera video yang kemudian diolah menggunakan metode MKJI 1997 dan hasil yang didapat dalam bentuk tabel dan grafik Dari tabel dan grafik tersebut dapat diketahui arus lalu lintas, komposisi lalu lintas, serta waktu puncak yang teriadi pada persimpangan tersebut. Hasil perhitungan jam puncak dengan arus tertinggi diperoleh arus lalu lintas pada pendekat Utara, Selatan, Timur dan Barat masing-masing sebesar 810 smpcan, 571 smp/jam, 797 smp/jam dan 870 smp/jam. Nilai kapasitas kondisi eksisting pada pendekat Utara, Selatan, Timur dan Barat masing-masing sebesar 596 smp/jam, 766 smp/jam, 770 smp/jam dan 557 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan rata-rota pada kondisi eksisting sebesar I,18. Nilai tundaan rata-rata sebesar 402,6 det/smp. Waktu siklus eksisting yang disesuaikan sebesar 89 detik. Setelah dilakukan analisis dengan perubahan geometrik, kinerja simpang tenjadi lebih baik ditandai dengan nilai kapasitas pada pendekat Utara, Selatan, Timur dan Barat masing-masing sebesar 1093 smp/jam, 771 smp/jam, 1076 smp/jam dan 1174 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan pada pendekat Utara, Selatan, Timur dan Barat masing-masing sebesar 0,74. Nilai tundaan rata-rata sebesar 24,4 det/smp. Waktu siklus yang disesuaikan sebesar 63 detik Apabila diprediksi pertumbuhan kendaraan pertahun 17,5 %, maka untuk 5 tahun mendatang diprediksi simpang dengan perubahan geometrik memiliki nilai DS sebesar 1,66 untuk setiap lengan-lengan simpang.

Kata kunci : arus lalu lintas, kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, waktu siklus

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK