Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CONCRETE)
Pengarang
AULIA ISMATULLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0404101010012
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2010
Bahasa
Indonesia
No Classification
624.183 4
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini melaporkan basil penelitian pengaruh penambahan serat alami terhadap sifat mekanis beton busa berupa kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat tarik lentur. Jenis serat alami yang diuji adalah serat sabut kelapa. Jumlah serat yang ditambahkan bervariasi, yaitu sebanyak 0,5 %; 1,0 %, dan 1,5 %. Panjang serat untuk sabut kelapa adalah 25 mm dengan diameter rata-rata serat adalah 0,2 mm. Serat sabut kelapa yang digunakan pada penelitian ini berasal dari desa BJang Krueng, Kecamatan Rukoh, Kabupaten Aceh Besar. Selain jenis serat, variabel lain yang diteliti adalah variasi Specific Gravity (SG) yaitu 1,4; 1,6, dan 1,8. Pengujian yang dilakukan meliputi kuat tekan yang dilakukan pada benda uji silinder ukuran diameter
10 cm dan tinggi 20 cm sebanyak 33 benda uji, pengujian kuat tarik belah pada benda uji silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 27 benda uji, dan pengujian kuat tarik Ientur pada benda uji balok ukuran 40 cm x 10 cm x 10 cm sebanyak 27
benda uji dengan Faktor Air Semen {FAS) yang digunakan adalah 0,4. Hasil
penelitian yang telah dibandingkan dengan beton busa tanpa serat menunjukkan bahwa pengujian pada semua SG terjadi peningkatan dan penurunan kuat tekan dibandingkan dengan beton busa tanpa serat. Peningk:atan maksimum di dapat pada SG 1,6 sebesar 65 % pada persentase serat 1,5 % sedangkan penu.runan terbesar terjadi pada SG 1,8 sebesar 2 % pada persentase serat 0,5 %. Pada pengujian kuat tarik belah semua SG terjadi peningk:atan dibandingk:an dengan beton busa tanpa serat. Peningkatan maksimum di dapat pada SG 1,6 sebesar 66 % pada persentase serat 1,5 %. Pada pengujian kuat tarik lentur semua SG terjadi peningk:atan dan penurunan dibandingk.an dengan beton busa tanpa serat. Peningkatan maksimum di dapat pada SG 1,6 sebesar 167 % pada persentase serat 1,5 % sedangkan penurunan terbesar terjadi pada SG 1,4 sebesar 9% pada persentase serat 0,5 %. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan betoo busa tanpa serat, baik kuat tekan maupun kuat tarik beton busa yang ditambahkan serat mengalami peningkatan yang signifikan. Sifat mekanis yang paling baik dari penelitian beton busa dengan penambahan serat sabut kelapa terdapat pada SG 1,6 dengan persentase serat 1,5%.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYETHYLENE DENGAN VARIASI PANJANG SERAT TERHADAP RNKAPASITAS TARIK PELAT FERROFOAM CONCRETE (Minan Zuhri Zamia, 2023)
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA (FOAMED CONCRETE) (AULIA ISMATULLAH, 2024)
SIFAT MEKANIS BETON BUSA DENGAN SERAT DAN TANPA SERAT (ANGGUN DIAN HARDIYANTI, 2021)
PERILAKU BALOK BETON BUSA BERTULANG (REINFORCED FOAMED CONCRETE) TERHADAP PERBEDAAN JARAK SENGKANG DI BAWAH BEBAN STATIK (EDI SAPUTRA, 2024)
PENGARUH VARIASI DIMENSI PENAMPANG TERHADAP KAPASITAS DUKUNG KOLOM BETON BUSA BERTULANG (STUDI PENGEMBANGAN BETON BUSA BERSERAT SABUT KELAPA) (Ifani, 2024)