KAJIAN MOTIVASI DAN DEMOTIVASI TENAGA KERJA KONSTRUKSI PADA PROYEK LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) NAD DI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN MOTIVASI DAN DEMOTIVASI TENAGA KERJA KONSTRUKSI PADA PROYEK LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN (LPMP) NAD DI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Andri Gunawan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0504101010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.092

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Motivasi kerja memiliki peranan yang penting dalam mendukung peningkatan kinerja tenaga kerja pada pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Untuk dapat memotivasi tenaga kerja konstruksi, diperlukan pemahaman level keberadaan tenaga kerja tersebut di dalam hierarki kebutuhan hidupnya pada saat ini dan memusatkan
perhatian pada kepuasan kebutuhan pada level tersebut atau level kebutuhan di
atasnya, serta pemahaman tentang motivator dan demotivator tenaga kerja oleh atasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kebutuhan tenaga kerja yang dominan, faktor yang paling dominan mempengaruhi motivasi tcnaga kerja yang positif (motivator) dan faktor yang paling dominan mempengaruhi cenderung menurunkan motivasi tenaga kerja (demotivator). Penulisan ini
merupakan penelitian yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 45 tenaga kerja lapangan seperti mandor, tukang kayu, tukang batu, tukang besi dan pekerja pada kedua proyek Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NAD di Kabupaten Aceh Besar. Pengolahan data menggunakan perhitungan statistik dengan
memakai analisis reliabilitas dan analisis deskriptif. Data diolah dengan menggunakan bantuan software Microsoft Excel. Berdasarkan hasil uji reliabilitas, menunjukan bahwa semua kuesioner memiliki nilai koefisien Cronbach Alpha lebih besar dari 0,6, yang berarti kuesioner ini telah layak dan handal untuk dapat dijadikan sebagai alat pengumpul data. Hasil analisa deskriptif diperolehkesimpulan bahwa. secara umum pada seluruh jenjang keahlian tenaga kerja, tingkat kebutuhan para tenaga kerja konstruksi yang paling dominan berdasarkan Teori Hierarki Kebutuhan Maslow berada pada tingkat physiological need (kebutuhan fisik) dengan nilai mean sebesar 4,572. Faktor yang paling dominan mempengaruhi motivasi para tenaga kerja konstruksi pada arah positif (motivator) adalah "menerima upah yang baik" dengan nilai mean sebesar 4,844, sedangkan faktor yang paling dominan mempengaruhi menurunkan motivasi para tenaga kerja konstruksi (demotivator) adalah "perlakuan yang buruk oleh atasan" dengan nilai mean sebesar 4,689.










Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK