STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN TINGGI SAMARINDA NOMOR 05/PDT/2020/PT SMR TENTANG WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI UNIT KONDOTEL ANTARA DIANA HANDOKO DAN PT WULANDARI BANGUN LAKSANA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN TINGGI SAMARINDA NOMOR 05/PDT/2020/PT SMR TENTANG WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI UNIT KONDOTEL ANTARA DIANA HANDOKO DAN PT WULANDARI BANGUN LAKSANA


Pengarang

MAULANA ARIQ - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Safrina - 197403122006042001 - Dosen Pembimbing I
Teuku Saiful - 197401042000031001 - Penguji
Roslaini Ramli - 196602261993032002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1803101010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Maulana Ariq,
STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN TINGGI
2023
SAMARINDA NOMOR 05/PDT/2020/PT SMR
TENTANG WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN
JUAL BELI UNIT KONDOTEL ANTARA DIANA
HANDOKO DAN PT WULANDARI BANGUN
LAKSANA

Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v, 78), pp., bibl.




Safrina, S.H, M.H., M.EPM
Perjanjian Bangun Bagi unit kondotel umumnya bersifat standar, perlu
memenuhi syarat sah per Pasal 1320 KUHPerdata dan tidak melanggar hukum,
etika, atau ketertiban umum. Dalam perjanjian, pihak-pihak memiliki kewajiban
yang harus dijalankan secara sukarela. Ketidakpenuhan hak atau kewajiban
dianggap sebagai wanprestasi atau ingkar janji. Wanprestasi terjadi ketika salah
satu pihak tidak memenuhi janji awal atau menunda pelaksanaan. Hal ini terjadi
pada wilayah Samarinda dan telah diadili oleh Pengadilan Tinggi Samarinda
dengan Nomor registrasi No.05/PDT/2020/PT SMR.
Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam
memutuskan wanprestasi pada Putusan Nomor 05/PDT/2020/PT SMR, dan
menganalisis Putusan Pengadilan Tinggi Samarinda Nomor .05/PDT/2020/PT
SMR belum sesuai dengan tujuan hukum yang memberikan kepastian hukum dan
keadilan bagi para pihak yang berpekara.
Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan studi
kasus. Sumber data dalam penelitian ini yaitu berupa hasil penelitian kepustakaan.
Data yang diperoleh baik dari studi kepustakaan maupun dari studi kasus akan
dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembanding keliru memahami
penolakan gugatan terdahulu. Majelis Hakim Tingkat Pertama menggunakan
pertimbangan hukum yang sesuai dengan syarat formal gugatan dan
yurisprudensi. Putusan PN.Bpp 17/09/2019 perlu dikuatkan. Pokok sengketa
berkaitan dengan pembelian Unit Kondotel melalui perjanjian yang mengalami
perubahan. Pembanding membayar harga namun unit tidak diserahkan sesuai
perjanjian. Terbanding dan Pembanding menandatangani serah terima, meski unit
belum diserahkan sepenuhnya.
Disarankan agar hakim dalam memberikan keputusan lebih teliti terutama
dalam mempertimbangkan aspek hukum, fakta hukum, bukti, dan kesaksian yang
diajukan oleh pihak-pihak terkait, serta tetap memperhatikan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku dan bertindak dengan bijaksana dalam
memberikan pertimbangan untuk suatu putusan



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK