KEPEMIMPINAN PENJABAT (PJ) BUPATI PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN DAERAH DI KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEPEMIMPINAN PENJABAT (PJ) BUPATI PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN DAERAH DI KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

MILDA SANIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sanusi - 197304141998021001 - Dosen Pembimbing I
Yusrijal Abdar - 199203202021021101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1906101010059

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP PPKN., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Milda Sania (2023). Kepemimpinan Penjabat (Pj) Bupati Perempuan dalam Pembangunan Daerah di Kabupaten Nagan Raya.
Kepemimpinan perempuan selalu menimbulkan pro dan kontra adalah hal lumrah terjadi di Aceh khususnya kabupaten Nagan Raya yang sekarang dipimpin oleh seorang perempuan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang diaplikasikan Pj bupati perempuan di kabupaten Nagan Raya dan persepsi masyarakat terhadap kepemimpinan Pj bupati perempuan di kabupaten Nagan Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi dengan subjek penelitian dua belas informan terdiri dari Pj bupati perempuan Nagan Raya, pegawai kantor Bappeda Nagan Raya, pegawai dinas PUPR Nagan Raya, anggota DPRK Nagan Raya, dan tujuh informan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penjabat (Pj) bupati perempuan kabupaten Nagan Raya cenderung mengaplikasikan gaya kepemimpinan Transformasional yang dimana beliau memiliki sifat yang tegas, cekatan dan menciptakan beberapa program yang manfaatnya dapat dirasakan. Untuk pembangunan daerah sudah banyak dilakukan pembangunan baik pembangunan infrastruktur, penurunan angka pengangguran, peningkatan SDM, serta mampu mengelola tantangan dan hambatan yang dihadapi. 2) Pj bupati perempuan kabupaten Nagan Raya tak luput dari persepsi pro dan kontra mengenai kepemimpinan. Pj bupati perempuan kabupaten Nagan Raya adalah orang yang tegas, cekatan, pintar, peka terhadap lingkungan, mampu menyeimbangkan berbagai tugas dan memahami isu-isu sosial dengan baik, dan mampu memberikan perubahan-perubahan positif bagi kabupaten Nagan Raya. Kesimpulan penelitian: 1) Pj bupati perempuan kabupaten Nagan Raya mengaplikasikan gaya kepemimpinan Transformasional. 2) Pro kontra terjadi dalam kepemimpinan Pj bupati perempuan kabupaten Nagan Raya. Namun berhasil dibungkam atas kinerjanya selama ini. Saran: 1) Perbanyak kolaborasi dengan LSM atau kelompok masyarakat dalam perencanaan pembangunan untuk memastikan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan tetap terbuka untuk kritik dan saran. 2) diperlukan dukungan dan upaya untuk mendorong kesetaraan gender disemua lapisan masyarakat dengan mensosialisasikan pentingnya kesetaraan gender dalam kehidupan.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Pj Bupati Perempuan, Pembangunan Daerah

Milda Sania (2023). Leadership of Acting Female Regent (Pj) in Regional Development in Nagan Raya Regency. Women's leadership always raises pros and cons, which is a common thing in Aceh, especially Nagan Raya district, which is now led by a woman. The aim of this research is to determine the leadership style applied by the female acting regent in Nagan Raya district and the public's perception of the leadership of the female acting regent in Nagan Raya district. The research method uses a qualitative approach with descriptive research. The data collection technique was interviews and documentation with research subjects of twelve informants consisting of the acting female regent of Nagan Raya, employees of the Nagan Raya Bappeda office, employees of the Nagan Raya PUPR service, members of the Nagan Raya DPRK, and seven community informants. The research results show that: 1) The acting female regent of Nagan Raya district tends to apply a transformational leadership style in which she has a firm, agile nature and creates several programs whose benefits can be felt. For regional development, a lot of development has been carried out, including infrastructure development, reducing unemployment rates, increasing human resources, and being able to manage the challenges and obstacles faced. 2) The acting female regent of Nagan Raya district is not immune from perceptions of the pros and cons regarding leadership. The acting female regent of Nagan Raya district is a person who is firm, agile, smart, sensitive to the environment, able to balance various tasks and understands social issues well, and is able to provide positive changes for Nagan Raya district. Research conclusions: 1) The acting female regent of Nagan Raya district applies a transformational leadership style. 2) Pros and cons occur in the leadership of the acting female regent of Nagan Raya district. However, it was successfully silenced regarding its performance so far. Suggestions: 1) Increase collaboration with NGOs or community groups in development planning to ensure it is responsive to community needs and remains open to criticism and suggestions. 2) support and efforts are needed to encourage gender equality at all levels of society by socializing the importance of gender equality in life. Keywords: Leadership, Acting Female Regent, Regional Development

Citation



    SERVICES DESK