PERAN WALIKOTA LANGSA DALAM PENYELESAIAN KONFLIK YAYASAN DAYAH BUSTANUL ULUM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN WALIKOTA LANGSA DALAM PENYELESAIAN KONFLIK YAYASAN DAYAH BUSTANUL ULUM


Pengarang

T. Aulia Safaruddin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010103020032

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Yayasan Dayah Bustanul Ulum adalah sebuah lembaga yang bergerak di
bidang pendidikan. Banyaknya permasalahan di dalam organ yayasan membuat
kepercayaan masyarakat memudar akan manajemen YDBU yang berakibat
kemunduran dan ketidakstabilan pengajaran yang menuntut masyarakat harus
bergerak menanggapi permasalahan tersebut. Salah satu permasalahan yang terjadi
adalah Ketua Yayasan telah melakukan perubahan manajemen MUQ yang
mengakibatkan adanya pergantian para guru dan sistem pengajaran yang tidak bisa
diterima oleh santri, serta masih banyak lagi permasalahan lain yang membuat
banyak permintaan dari masyarakat serta wali murid agar Walikota Langsa dapat
menyelesaikan konflik di YDBU. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan tentang
peran walikota Langsa dalam menyelesaikan konflik serta kendala Walikota Langsa
dalam menyelesaikan konflik YDBU. Metode dalam penulisan skripsi ini diperoleh
melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan
dengan cara membaca buku teks, peraturan perundang-undangan, dan bahan bacaan
lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini, sedangkan penelitian lapangan
dilakukan dengan cara mewawancarai informan penelitian. Hasil penelitian
menunjukkan peran Walikota Langsa dalam menyelesaikan konflik YDBU belum
menunjukkan hasil yang memuaskan. Hal ini disebabkan karena Walikota tidak bisa
leluasa mengambil alih permasalahan dikarenakan yayasan mem punyai UU, aturan
dan AD/ART sendiri untuk menjalankan sistem organisasi yayasan, pihak pemko
tidak bisa bertindak dikarenakan yayasan adalah mil ik pribadi seperti yang tertera di
dalam akte yayasan yang membuat pihak yayasan tergangu dengan hadirnya pihak
pemko untuk menyelesaikan konflik YDBU. Adapun kendala yang dihadapi
Walikota Langsa adalah tidak adanya titik temu penyelesaian disetiap pertemuan
rapat yang dilakukan pihak Pemko dengan pihak yayasan sehingga membuat tidak
adanya penyelesaian konflik dan keterbatasan pihak Pemko akan UU, aturan dan
AD/ART yayasan menjadi kendala dalam penyelesaian koflik YDBU. Solusi untuk
menyelesaian konflik tersebut alangkah baiknya diselesaikan oleh pihak yayasan
karena penyelesaian lebih efektif apabila diselesaikan oleh pihak yayasan itu sendiri
dan pihak Walikota dan pemko sebaiknya membantu mengakomodir, memotivasi
serta mendorong percepatan penyelesaian konflik.
Kata Kunci: mediasi, peranan,

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK