Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TANGGUNG JAWAB PENGELOLA GUDANG TERHADAP OBJEK JAMINAN RESI GUDANG (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN BENER MERIAH)
Pengarang
Azka Humaira - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1903101010093
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
AZKA HUMAIRA,
(2023)
TANGGUNG JAWAB PENGELOLA GUDANG TERHADAP OBJEK JAMINAN RESI GUDANG (Suatu Penelitian Di Kabupaten Bener Meriah)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v, 65)pp., tabl., bibl.
Susiana, S.H., M.H.
Berdasarkan Pasal 1 ayat 2 Undang-undang Nomor 9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang (UU SRG) menyatakan bahwa Resi Gudang adalah dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di Gudang yang diterbitkan oleh Pengelola Gudang. Selain itu Resi Gudang juga sebagai dokumen kepemilikan dapat dijadikan jaminan utang. Objek jaminan Resi Gudang akan dieksekusi apabila debitur wanprestasi. Pada pasal 27 ayat (2) UU SRG menyatakan bahwa Pengelola Gudang bertanggung jawab atas kehilangan dan/atau kerugian barang yang disebabkan oleh kelalaiannya dalam menyimpan dan menyerahkan barang. Dalam prakteknya, terjadi wanprestasi saat debitur tidak sanggup melakukan pelunasan hutang sehingga objek jaminan akan dieksekusi. Namun, terjadi penurunan kualitas objek jaminan (kopi) sehingga pemegang resi gudang mengalami kerugian.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk untuk menggambarkan praktek Tanggung Jawab Pengelola Gudang Terhadap Objek Jaminan Resi Gudang Pada Koperasi Gayo Pratama Mandiri dan mekanisme penyelesaian yang dilakukan oleh pengelola gudang terhadap penurunan kualitas objek Resi Gudang.
Jenis penelitian adalah penelitian yuridis sosiologis yang bersifat deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai informan dan responden untuk mendapatkan data primer, dan penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari buku, teori serta perundang-undangan dan dokumen-dokumeen transakssi terkait.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Koperasi Gayo Pratama Mandiri bertanggung jawab terhadap penyelesaian kewajiban atas pembiayaan Resi Gudang yang diambil oleh Kelompok Tani Kenara Kopi dan Kopi Pegegee, dikarenakan penurunan kualitas dan kuantitas disebabkan kelalaian Koperasi. Upaya penyelesaian yang dilakukan yaitu kepala gudang melakukan penjualan atas aset-aset yang dimilikinya. Salah satu langkah penyelesaian adalah pengalihan tunggakan pembiayaan Resi Gudang ke Pembiayaan Personal dari Bank Aceh Syariah kepada Ketua Koperasi. Ketua Koperasi akan melakukan pembayaran secara bertahap melalui skema pembiayaan syariah Bank Aceh dengan mengagunakan aset atau sertifikat yang dimilikinya.
Disarankan bagi Koperasi Gayo Pratama Mandiri untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap prosedur pengelolaan Sistem Resi Gudang, terutama dalam hal penjaminan kualitas dan kuantitas produk pertanian yang disimpan dalam gudang. Pengelola gudang diharapkan agar mengasuransikan dengan lengkap objek jaminan, sehingga jika terjadi suatu resiko pada objek jaminan tersebut, resiko tersebut beralih kepada perusahaan asuransi.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI DEBITUR DAN KREDITUR DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN DENGAN JAMINAN RESI GUDANG (Nuril Khounain, 2023)
ANALISIS PENDAPATAN SUPIR ANGKUTAN HASIL PERTANIAN PEDESAAN PASCA KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) DI KABUPATEN BENER MERIAH (Rahmi Yusuf, 2021)
APLIKASI 1-0 INTEGER PROGRAMMING PADA PENEMPATAN LOKASI GUDANG BARU DAN RUTE PENDISTRIBUSIAN (STUDI KASUS: CV DUA PRIMA LESTARI) (SYARIFAH MELIZA FITRA, 2019)
ANALISIS SIFAT TERMOFISIK UDARA RUANG PENYIMPANAN BERAS PADA GUDANG BULOG BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR (Etika, 2014)
TEMPAT REKREASI DAN WAHANA AIR PANAS DI BENER MERIAH TEMA : METAFORA (WATERSPACE ARCHITECTURE) (Risa Yulia, 2018)