Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DALAM MENUNJANG AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMA KABUPATEN NAGAN RAYA
Pengarang
Via Risna Dewi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Murniati AR - 196005071986022001 - Dosen Pembimbing I
Nasir Usman - 196012311985111003 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2109200050001
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Manajemen sarana dan prasarana diartikan sebagai proses pendayagunaan semua komponen yang ada mengenai sarana dan prasarana di sekolah dalam menunjang proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam menunjang aktivitas belajar siswa di SMA Kabupaten Nagan Raya. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitiannya yaitu: (1) Kepala Sekolah, (2) Wakil Sarana dan Prasarana, (3) Guru. Hasil penelitian bahwa: 1) Perencanaan diawali melalui rapat yang dilakukan dengan melibatkan seluruh stakeholder sekolah yang menyampaikan informasi mengenai kebutuhan sarana dan prasarana dalam menunjang aktivitas belajar siswa. Rapat perencanaan dilakukan 2 kali dalam setahun yaitu diawal semester 1 dan 2, dalam rapat lebih diutamakan mengenai sarana yang berhubungan langsung dalam proses pembelajaran; 2) Pengadaan sarana dan prasarana dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pengadaan dilakukan yaitu dengan pembelian, pembuatan sendiri, bantuan atau hibah, mendaur ulang dan perbaikan; 3) Inventarisasi dilakukan sesuai dengan perencanaan dan pengadaan di awal yang dikoordinir oleh wakil sarana dan prasarana dibantu oleh pegawai tata usaha. Inventarisasian dengan mencatat setiap barang yang masuk jumlahnya berapa, jenis barang, kualitas barang, tahun pembuatan, merek, ukuran,dan harga; 4) Pendistribusian dan pemanfaatan sudah dilakukan dengan baik mempertimbangkan kebutuhan sesuai perencanaan di awal. Sarana pendidikan yang tersedia didistribusikan keseluruh kelas, perpustakaan, laboratorium sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Pendistribusian dilakukan diawal semester kepada masing-masing penanggung jawab sarana dan prasarana; 5) Pemeliharaan diawali dari pengecekan terhadap sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah. Pengecekan dilakukan pada saat sebelum sarana maupun prasarana akan digunakan. Dalam pemeliharaan yang bertanggung jawab adalah penanggung jawab setiap ruang; 6) Penghapusan sarana dan prasarana di sekolah secara administratif belum dilakukan sesuai dengan langkah-langkah dalam penghapusan sarana dan prasarana pendidikan.
Kata Kunci: Manajemen, Sarana dan Prasarana, Pendidikan, Aktivitas Belajar Siswa.
Management of facilities and infrastructure is defined as utilizing all existing components regarding schools' facilities and infrastructure to support the educational process. This study aimed to describe the educational facilities and infrastructure management in supporting student learning activities at the State Senior High School of Nagan Raya Regency. The method used in this research was a descriptive analysis method with a qualitative approach. The data were collected through observation, interviews, and documentation studies. The subject of this research was (1) the principal, (2) the vice principal of facilities and instructor, and (3) teachers. The result of the study revealed that: 1) Planning begins with a meeting that involves all school stakeholders who convey information about the needs for facilities and infrastructure to support student learning activities. Planning meetings were held two times a year; at the beginning of semesters 1 and 2, the meetings prioritized the facilities directly related to the learning process. 2) Procuring facilities and infrastructure were carried out following a predetermined plan. Procurement was conducted by purchasing, self-manufacturing, endowment or grants, recycling, and repair. 3) The inventory was carried out following the initial planning and procurement, which was coordinated by the vice principal of facilities and infrastructure assisted by administrative staff. Inventory by noting how many items were entered, type and quality of goods, year of manufacture, brand, size, and price. 4) Distribution and utilization have been carried out properly, considering the needs according to the initial planning. Available educational facilities are distributed to all classes, libraries, and laboratories according to a predetermined plan. The distribution was carried out at the beginning of the semester to each person in charge of facilities and infrastructure; Available educational facilities were distributed to all classes, libraries, and laboratories according to a predetermined plan. 5) Maintenance begins with checking the facilities and infrastructure available at the school. Checks were carried out before the facilities and infrastructure were used. Each room has a person in charge who works related to the maintenance of the facilities and infrastructure of each room. 6) The elimination of school facilities and infrastructure had not yet been done administratively, following the required steps in eliminating the educational facilities and infrastructure. Keywords: Management, Facilities
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN PADA SMA NEGERI 1 SILIH NARA KABUPATEN ACEH TENGAH (Tamrin, 2025)
PENERAPAN KURIKULUM 2013 BIDANG STUDI SENI BUDAYA DI SMP KELAS VII SEKABUPATEN NAGAN RAYA (RIKA NURLISMA HN, 2015)
MANAJEMEN SARANA PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PADA SMP NEGERI KABUPATEN SIMEULUE (Adriansah, 2026)
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI SISWA SMP NEGERI 6 SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (Zainal Arifin, 2014)
KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN NAGAN RAYA DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN PADA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN NAGAN RAYA (T. Andriansyah, 2021)