Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KERAPATAN MANGROVE DENGAN TRANSPOR SEDIMEN MELAYANG DI GAMPONG LAMREH KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
Indah Permatasari - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1011101010003
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Abrasi dan pengalihan lahan mangrove pada kawasan pesisir Gampong Lamreh bisa menyebabkan sedimentasi dan dikhawatirkan akan menurunkan produktivitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove dengan transpor sedimen yang terjadi pada kawasan pesisir Gampong Lamreh. Penelitian ini telah dilakukan pada Maret hingga Mei 2014. Penelitian ini menggunakan satu stasiun dengan 3 sub stasiun. Sub stasiun 1 berada pada daerah yang langsung berhadapan dengan laut. Sub stasiun 2 berada pada daerah pertengahan antara laut dan daratan dan sub stasiun 3 berada daerah yang dekat dengan daratan namun masih memiliki pengaruh dari laut. Metode transek kuadrat digunakan untuk pengamatan kerapatan mangrove dan sedimen trap digunakan untuk menjerat sedimen. Mangrove yang banyak ditemukan pada kawasan ini adalah Rhizopora apiculata, Brugueira gymnorrhiza dan Avicennia marina. Mangrove yang mendominasi pada kawasan ini adalah Rhizopora apiculata dan rerata kerapatan tertinggi terdapat pada spesies Brugueira gymnorrhiza dengan nilai 11 ind/100m2 dan kerapatan terendah terdapat pada spesies Heritiera littoralis dengan nilai 1 ind/100m2 pada sub stasiun 2. Transpor sedimen tertinggi terdapat pada sub stasiun 1 dan terendah pada sub stasiun 3. Kerapatan mangrove pada sub stasiun 1 adalah 12 ind/100m2 dengan transpor sedimen selama satu bulan berkisar 5,54-6,63 g/cm2/hari. Kerapatan mangrove pada sub stasiun 2 adalah 24 ind/100m2 dengan transpor sedimen berkisar 5,46-5,93 g/cm2/hari dan kerapatan mangrove pada sub stasiun 3 adalah 32 ind/100m2 dengan transpor sedimen berkisar 4,87-5,52 g/cm2/hari. Korelasi kerapatan mangrove dan transpor sedimen melayang pada kawasan Gampong Lamreh memiliki korelasi negatif. Korelasi negatif menandakan bahwa kerapatan mangrove yang tinggi akan menurunkan transpor sedimen dan juga sebaliknya. Nilai korelasi antara kedua koefisien tersebut berkisar antara -0,863 sampai -0,999.
Kata kunci: Gampong Lamreh, mangrove, sedimen melayang, transek kuadrat, sedimen trap
ABSTRACT
Abrasion and mangrove land transfer in coastal area of Lamreh village made sedimentation and feared would reduced the marine productivity. This research aimed to determine the relation between mangrove density and sediment transport that occurred in coastal area of Lamreh village. This research was carried out on March to May 2014. This research was used one station with 3 substations. Substation 1 was located in area has effect from the sea. Substation 1 in middle area from the sea and mainland and the substation 3 in area close to the mainland but still has effect from the sea. Square transect method used for observation of mangroves and sediment trap used to ensnare sediment. The most mangroves found in this area were Rhizophora apiculata, Brugueira gymnorrhiza and Avicennia marina. the mangrove dominate in this area was Rhizophora apiculata and highest mangrove density was Brugueira gymnorrhiza with average of 11 ind/100m2 and the lowest density was Heritiera littoralis with average of 1 ind/100m2 in substation 2. The highest sediment transport was in substation 1 and the lowest was in substation 3. Mangrove density in substation 1 was 12 ind/100m2 with transport sediment for one month was ranged from 5,54-6,63 g/cm2/day. Mangrove density in substation 2 was 24 ind/100m2 with transport sediment was ranged from 5,46-5,93 g/cm2/day and mangrove density in substation 3 was 32 ind/100m2 with transport sediment was ranged from 4,87-5,52 g/cm2/day. The correlation between mangrove density and sediment transport in this area was negative correlation. Negative correlation was indicated the high mangrove density would decrease transport sediment and the opposite. The correlation between two coefficients was ranged from -0,863 to -0,999.
Keywords: Lamreh village, mangrove, suspended sediment, square transect, sediment trap
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS DISTRIBUSI UKURAN BUTIRAN SEDIMEN PADA BEBERAPA LAHAN MANGROVE DI ACEH BESAR (ROSSY AZHAR, 2015)
PARTISIPASI MASYARAKAT DAN KONDISI EKOSISTEM MANGROVE DI KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Mulyana Sari, 2013)
BIOTA YANG BERASOSIASI DENGAN MANGROVE DI SUNGAI GAMPONG TANJONG KERAMAT KECAMATAN BANDA MULIA KABUPATEN ACEH TAMIANG (Heru Triyanda, 2016)
HUBUNGAN KERAPATAN SPESIES MANGROVE DENGAN KEPADATAN MAKROZOOBENTHOS DI SUNGAI REULEUNG LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR (ARI FIRNANDA, 2015)
PRODUKSI SERASAH MANGROVE DI DESA LAMREH DAN DESA LADONG KECAMATAN MESJID RAYA ACEH BESAR (Sarah Desia, 2022)