STUDI PENGARUH PENGGUNAAN MQL MINYAK NABATI DAN SINTETIS PADA PROSES FRAIS AL 7075 TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN GAYA POTONG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI PENGARUH PENGGUNAAN MQL MINYAK NABATI DAN SINTETIS PADA PROSES FRAIS AL 7075 TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN GAYA POTONG


Pengarang

FERDY ALFILIANDRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Rizal - 197910192006041003 - Dosen Pembimbing I
Husni - 196505061992031002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1804102010036

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kualitas proses pemesinan seperti kekasaran permukaan sangat penting dalam proses manufaktur. Dalam pengontrolan kualitas misalnya seperti penentuan mata pahat dan sistem pendinginan sangat penting. Namun, pendinginan konvensional mempunyai banyak masalah terhadap kesehatan, lingkungan, dan regulasi pemerintah. Salah satu upaya ini dapat dicapai dengan menggunakan pendingin seminimum mungkin selama pemesinan. Metode ini disebut Minimum Quantity Lubrication (MQL). MQL berguna untuk mendapatkan keunggulan dalam keselamatan lingkungan dan ekonomi, dengan mengurangi penggunaan pendingin dalam pemesinan. Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan MQL dengan variasi minyak nabati dan sintetis dengan material AL7075. Pengujian dilakukan pada proses frais (milling) menggunakan mata pahat insert carbide. Penelitian ini juga mengevaluasi kekasaran permukaan dan gaya potong. Hasil yang disajikan menunjukan manfaat besar menggunakan MQL dengan pelumas minyak nabati khususnya minyak kelapa murni (VCO) dalam hal kekasaran permukaan. Penelitian ini menunjukan bahwa minyak kelapa murni (VCO) dapat digunakan sebagai alternatif sebagai pelumas MQL.

Machining process quality such as surface roughness is very important in the manufacturing process. In quality control, for example, determining the chisel bit and cooling system is very important. However, conventional cooling has many health, environmental and government regulatory issues. One of these efforts can be achieved by using the minimum possible coolant during machining. This method is called Minimum Quantity Lubrication (MQL). MQL is useful for gaining advantages in environmental safety and economics, by reducing the use of coolants in machining. This research aims to examine the use of MQL with a variety of vegetable and synthetic oils with AL7075 material. Tests were carried out in the milling process using carbide insert chisels. This study also evaluated surface roughness and cutting force. The results presented show the great benefits of using MQL with vegetable oil lubricants, especially virgin coconut oil (VCO) in terms of surface roughness. This research shows that pure coconut oil (VCO) can be used as an alternative as an MQL lubricant.

Citation



    SERVICES DESK