HUBUNGAN ANTARA STRATEGI COPING DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULTHOOD DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA STRATEGI COPING DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULTHOOD DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

diffa bunga salsabilla - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mirza - 198107312008121001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1907101130074

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Psikologi., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Quarter life crisis atau krisis seperempat abad merupakan suatu fenomena krisis identitas akibat dari ketidakstabilan yang dialami individu pada masa emerging adulthood dan berdampak kepada hadirnya perasaan cemas, gelisah, ketakutan yang berlebihan. Quarter life crisis jika tidak dilewati dengan baik dapat menyebabkan depresi dan gangguan psikologis, sehingga dibutuhkan usaha dan perilaku untuk menyeimbangkan ketidakstabilan yang muncul, usaha tersebut dalam psikologi disebut dengan strategi coping. Strategi coping merupakan suatu proses untuk mengatasi ketidakseimbangan antara tuntutan yang dialami dalam suatu situasi yang menekan, mengancam, atau menimbulkan stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara strategi coping dengan quarter life crisis pada emerging adulthood di Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, penentuan sampel dilakukan menggunakan metode probability samping dengan jenis cluster random sampling dan disproportionate stratified random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 360 individu. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Brief-COPE dan skala The Developmental Crisis Questionnaire (DCD-12). Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang negatif antara problem focused coping dengan quarter life crisis dengan nilai koefisien korelasi (r) = -0.187, dan nilai signifikansi (p) = 0.000 (p0.05), dan terdapat hubungan yang positif antara avoidant coping dengan quarter life crisis dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0.329, dan nilai signifikansi (p) = 0.000 (p

Quarter life crisis or quarter century crisis is a phenomenon of identity crisis as a result of the instability experienced by individuals during emerging adulthood and results in the presence of feelings of anxiety, anxiety, and excessive fear. Quarter life crisis if not handled properly can lead to depression and psychological disturbances, so effort and behavior are needed to balance the instability that arises, this effort in psychology is called a coping strategy. Coping strategy is a process to overcome the imbalance between the demands experienced in a stressful, threatening, or stressful situation. The purpose of this study was to examine the relationship between coping strategies and quarter life crises in emerging adulthood in Banda Aceh City. This research is a quantitative study using the correlational method, the determination of the sample was carried out using the side probability method with cluster random sampling and disproportionate stratified random sampling, with a total sample of 360 individuals. The data collection method in this study used the Brief-COPE scale and The Developmental Crisis Questionnaire (DCD-12) scale. The results of data analysis show that there is a negative relationship between problem focused coping and quarter life crisis with a correlation coefficient (r) = -0.187, and a significance value (p) = 0.000 (p 0.05), and there is a positive relationship between avoidant coping and quarter life crisis with a correlation coefficient (r) = 0.329, and a significance (p) = 0.000 (p

Citation



    SERVICES DESK